Ntvnews.id, Yerusalem - Pasukan kolonial Israel dilaporkan mengubah kawasan Kota Tua Yerusalem menjadi area yang dijaga ketat layaknya barak militer. Ratusan aparat kepolisian dikerahkan di berbagai titik, mulai dari wilayah Wadi al-Joz hingga Gerbang Damaskus yang membentang sampai Gerbang Singa.
Dilansir dari WAFA, Selasa, 17 Maret 2026, Pemerintah Provinsi Yerusalem melaporkan bahwa pelaksanaan salat Isya dan Tarawih pada Minggu, 15 Maret 2026 malam terpaksa dilakukan di jalan-jalan sekitar Gerbang Herodes dan Gerbang Damaskus. Hal ini terjadi karena kawasan Kota Tua ditutup secara ketat oleh otoritas Israel.
Hingga kini, kompleks Masjid Al-Aqsa telah ditutup selama 16 hari. Penutupan tersebut membuat jamaah Muslim Palestina tidak dapat memasuki area masjid untuk melaksanakan ibadah.
Otoritas Israel yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat menyatakan bahwa penutupan itu dilakukan dengan alasan keamanan, terkait konflik yang sedang berlangsung antara AS–Israel dan Iran.
Baca Juga: Imam Masjid Al-Aqsa Dilarang Israel Masuk Kompleks Masjid Selama Sepekan
Akibat penutupan tersebut, kegiatan ibadah seperti salat Tarawih dan i’tikaf tidak dapat dilakukan di dalam masjid selama beberapa hari terakhir bulan suci Ramadhan.
Situasi pembatasan seperti ini disebut sebagai yang pertama kali terjadi sejak pendudukan Yerusalem oleh Israel pada peristiwa Pendudukan Yerusalem 1967.
Pemerintah Kegubernuran Yerusalem juga memperingatkan adanya peningkatan hasutan yang dinilai berbahaya terhadap Masjid Al-Aqsa. Hasutan tersebut disebut dipimpin oleh kelompok ekstremis Temple Mount Extremist Groups atau organisasi ekstremis Bukit Bait Suci.
Pihak kegubernuran menegaskan bahwa situasi yang terjadi tidak bisa dianggap sebagai langkah keamanan sementara sebagaimana yang diklaim otoritas Israel. Mereka menilai kebijakan tersebut merupakan bagian dari agenda politik dan ideologis yang bertujuan mengubah status quo keagamaan, sejarah, dan hukum yang berlaku di kompleks Masjid Al-Aqsa.
Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, Palestina. (ANTARA/Xinhua) (Antara)