6.000 WNI Terdampar di Timur Tengah Akibat Konflik AS-Iran dan Israel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mar 2026, 20:30
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Heni Hamidah Heni Hamidah (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat berdampak langsung pada ribuan warga negara Indonesia di kawasan Timur Tengah. Tercatat, lebih dari 6.000 WNI terdampar akibat pembatalan sejumlah penerbangan internasional.

Data tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Heni Hamidah, saat memberikan keterangan di kantor Kem;u RI Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Menurut Heni, dampak paling nyata dari konflik tersebut bagi WNI adalah kondisi “stranded” atau terdampar di negara transit maupun tujuan karena banyaknya jalur penerbangan yang dihentikan sementara.

"Yang terdampak langsung ini WNI yang stranded. Jadi kalau perhitungan kami, itu jumlah WNI stranded dari mulai awal sampai saat ini sudah ada 6.000 lebih," ucapnya.

Sebagian besar WNI yang tertahan diketahui merupakan jemaah umrah yang berada di kota Jeddah, Arab Saudi. Penutupan sebagian wilayah udara di kawasan Timur Tengah membuat banyak jadwal penerbangan menuju Indonesia terpaksa dibatalkan atau ditunda.

Heni Hamidah <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Heni Hamidah (NTVNews.id/Adiansyah)

Pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatik terus memfasilitasi proses pemulangan para WNI secara bertahap sesuai dengan ketersediaan penerbangan.

Para jemaah yang belum dapat kembali ke Indonesia sementara ditempatkan di berbagai penginapan sambil menunggu jadwal penerbangan kembali tersedia. Kemlu RI menyatakan bahwa proses pemulangan akan terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi keamanan serta pembukaan kembali jalur penerbangan internasional.

Seiring dengan mulai dibukanya sebagian wilayah udara di kawasan tersebut, beberapa maskapai mulai kembali beroperasi secara terbatas. Hal ini memungkinkan WNI yang terdampar untuk dipulangkan sedikit demi sedikit ke Tanah Air.

Heni menambahkan bahwa pemerintah menerima laporan harian mengenai jumlah WNI yang masih tertahan di luar negeri dan perkembangan proses pemulangan mereka.

"Jadi setiap hari itu kami ada laporan harian terkait penanganan WNI stranded ini. Jadi bisa dilihat, hari ini berapa, itu biasanya berkurang. Kalau sekarang, begitu jalur udara mulai dibuka, partially beberapa sudah mulai dibuka kan ya, kemudian penerbangannya ada, nah itu secara bertahap mereka juga ditarik ke Tanah Air," ungkapnya.

TERKINI

Iran Panggil Dubes Prancis, Ada Apa?

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 07:05 WIB

Pria Bersenjata Pisau Serang Tiga Wanita, 2 Korban Kritis

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 07:05 WIB

Iran Tegaskan Belum Siap Berunding dengan AS, Minta Hal Ini

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 06:55 WIB

Liga Arab Peringatkan Timur Tengah di Ambang Ledakan

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 06:50 WIB

Pria Tikam Polisi Gara-gara Tersinggung Ditegur

Viral Selasa, 28 Jul 2026 | 06:31 WIB

Ranjau Laut di Selat Hormuz Akhirnya Telan Korban

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 06:10 WIB

Nenek Terjebak dalam Sumur Berjam-jam

Viral Selasa, 28 Jul 2026 | 05:52 WIB

4 Mahasiswa Tenggelam di Sungai Musi Rawas

Viral Selasa, 28 Jul 2026 | 05:37 WIB
Load More
x|close