Imam Masjid Al-Aqsa Dilarang Israel Masuk Kompleks Masjid Selama Sepekan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Feb 2026, 10:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Pemandangan Masjid Al Aqsa dan bentangan kota Yerusalem. ANTARA/Anadolu/aa. Ilustrasi - Pemandangan Masjid Al Aqsa dan bentangan kota Yerusalem. ANTARA/Anadolu/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Yerusalem - Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Muhammad Ali Al-Abbasi, mengungkapkan bahwa otoritas Israel melarang dirinya memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa selama satu minggu. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai persoalan serius.

"Saya telah dilarang masuk masjid selama seminggu, dan perintah itu dapat diperpanjang," ujar Sheikh Abbasi, dikutip dari AFP, Rabu, 18 Januari 2026.

Ia menyebut tidak mendapatkan penjelasan dari pihak Israel terkait alasan pelarangan tersebut. Kebijakan itu mulai diberlakukan sejak Senin lalu.

"Saya baru kembali ke Al-Aqsa sebulan yang lalu setelah menghabiskan satu tahun di rumah sakit setelah kecelakaan mobil serius," kata Abbasi.

Baca Juga: Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al-Aqsa

"Larangan ini adalah masalah serius bagi kami, karena jiwa kami terikat pada Al-Aqsa. Al-Aqsa adalah hidup kami," lanjutnya.

Sebelumnya, otoritas Israel dilaporkan menahan Sheikh Muhammad Ali Abbasi di Yerusalem Timur yang diduduki dan melarangnya memasuki kompleks masjid selama sepekan.

Menurut Anadolu Agency, penahanan tersebut terjadi beberapa hari menjelang dimulainya bulan suci Ramadan. Pemerintah Provinsi Yerusalem menyatakan bahwa Sheikh Muhammad Ali Abbasi ditahan oleh pasukan Israel dan dikenai larangan masuk ke area Masjid Al-Aqsa selama satu minggu.

Pernyataan resmi itu tidak mengungkapkan alasan pelarangan tersebut. Kebijakan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan dan eskalasi operasi Israel di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki.

x|close