Ntvnews.id, Gaza - Israel kembali dituding melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan melancarkan serangan ke Jalur Gaza, Palestina. Dalam 24 jam terakhir, serangan tersebut dilaporkan menewaskan 10 orang.
Dilansir dari Al Jazeera, Senin, 16 Februari 2026, sedikitnya sembilan warga Palestina dilaporkan tewas sejak subuh akibat serangan terbaru. Serangan pertama terjadi di Jabalia, wilayah utara Gaza, ketika pasukan Israel menghantam sebuah tenda yang menjadi tempat perlindungan pengungsi Palestina.
Serangan udara lainnya kemudian menyasar sekelompok warga di Khan Younis, yang mengakibatkan sedikitnya lima korban jiwa.
Korban tewas dilaporkan sedang menjalani aktivitas sehari-hari ketika menjadi sasaran serangan. Namun, pihak Israel mengklaim terdapat lima anggota Hamas di antara warga yang diserang.
Selain itu, satu orang lainnya dilaporkan tewas dalam serangan sebelumnya, sehingga total korban tewas akibat serangan Israel di Gaza dalam 24 jam terakhir mencapai 10 orang.
Secara keseluruhan, tercatat lebih dari 1.600 pelanggaran gencatan senjata sejak kesepakatan tersebut berlaku pada Oktober 2025. Sejak saat itu, hampir 600 warga Palestina dilaporkan tewas meski gencatan senjata diberlakukan.
Kota Gaza, Palestina. (Dok.Antara)