Geely Puncaki Penjualan Mobil Penumpang di Awal 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Feb 2026, 10:19
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Produk kendaraan Geely yang dipamerkan. (Foto: Yiche via CarNewsChina) Produk kendaraan Geely yang dipamerkan. (Foto: Yiche via CarNewsChina)

Ntvnews.id, Jakarta - Di tengah tren lesunya pasar kendaraan penumpang di China pada Januari 2026, Geely tampil sebagai pemimpin, mengungguli BYD dalam penjualan ritel maupun grosir. 

Dikutip dari CarNewsChina, Senin (16/2/202), Geely membukukan penjualan 210.000 unit secara ritel dan 270.000 unit grosir, unggul hampir 80.000 dan 60.000 unit dibanding pesaing di posisi kedua.

Tahun ini, Geely berencana meluncurkan satu hingga dua model baru setiap kuartal, dengan target penjualan tahunan mencapai 3,45 juta kendaraan.

Sementara itu, HIMA, startup kendaraan energi baru milik Huawei, mencatat lonjakan penjualan ritel sebesar 65,5% YoY, masuk ke dalam daftar 10 besar untuk pertama kalinya.

Di sisi lain, penjualan ritel BYD mengalami penurunan drastis lebih dari 50%, dari sekitar 200.000 unit pada Januari 2025 menjadi 94.000 unit.

Secara keseluruhan, penjualan ritel kendaraan penumpang di China pada Januari mencapai 1,544 juta unit, turun 13,9% dibanding tahun sebelumnya, dan hampir sepertiga lebih rendah dari Desember 2025.

Dalam penjualan grosir, 10 produsen mobil teratas menjual 1,168 juta unit, mencakup hampir 60% dari total volume grosir. 

Geely berada di posisi pertama dengan penjualan 270.000 unit, naik 1,3% YoY, diikuti BYD dan Chery dengan penjualan masing-masing 206.000 dan 194.000 unit. 

Ketiga produsen ini menguasai lebih dari 30% pangsa pasar. Selain itu, penjualan grosir SAIC melonjak 53,6% YoY, terdorong oleh kinerja MG di pasar luar negeri. 

Sedangkan Tesla China membukukan penjualan grosir 69.000 unit, naik 9,3% dibanding tahun lalu, dengan ekspor dari Gigafactory Shanghai menjadi motor utama pertumbuhan.

x|close