Ntvnews.id, Jakarta - Jaguar resmi menghentikan produksi mobil bermesin pembakaran internal (ICE) sejak tahun lalu sebagai bagian dari transformasi besar menuju merek mobil listrik premium.
Namun, hingga kini ratusan unit mobil baru Jaguar masih tersimpan di dealer dan dijual dengan potongan harga yang sangat menggiurkan.
Melansir Carscoops, Minggu (5/7/2026), model GT listrik terbaru Jaguar yang semula dijadwalkan meluncur bersamaan dengan transisi tersebut mengalami penundaan.
Kini, mobil listrik andalan itu diperkirakan baru akan diperkenalkan pada musim gugur tahun ini. Sementara menunggu era baru Jaguar dimulai, para dealer masih memiliki lebih dari 900 unit mobil baru yang siap dijual.
Stok tersebut terdiri dari berbagai model, mulai dari E-Pace 2024, XF, I-Pace, F-Type, hingga F-Pace SVR 575 Final Edition 2026.
Untuk menghabiskan stok, sejumlah dealer menawarkan diskon besar. Salah satu penawaran paling menarik datang dari Jaguar Rancho Mirage yang menjual Jaguar E-Pace P250 2024 seharga US$42.668 atau setara Rp767,6 juta (kurs Rp17.990 per dolar AS), turun sekitar US$10.000 (Rp179,9 juta) dari harga MSRP (harga eceran yang disarankan produsen).
Meski demikian, harga tersebut masih tergolong tinggi mengingat mobil itu telah berusia hampir tiga tahun.
Bagi pecinta sedan, Jaguar Fort Myers menawarkan Jaguar XF R-Dynamic SE 2024 seharga US$51.603 (Rp928,8 juta), atau sekitar US$5.000 (Rp89,9 juta) lebih murah dibanding harga awal.
Baca Juga: BAIC Percepat Ekspansi di Indonesia, Siap Perkenalkan Mobil Listrik Pertama
Potongan harga tersebut disebut berasal dari insentif resmi yang diberikan pabrikan. Diskon terbesar diberikan untuk mobil listrik Jaguar I-Pace. Jaguar Orland Park menawarkan dua unit baru dengan potongan harga mendekati US$30.000 (Rp539,7 juta).
Salah satunya dipangkas dari US$81.368 (Rp1,4 miliar) menjadi US$52.393 (Rp942,5 juta), sehingga pembeli bisa menghemat US$28.975 (Rp521,2 juta).
Unit I-Pace lainnya juga mendapat diskon US$28.646 (Rp515,3 juta), sehingga harganya turun menjadi US$48.407 (Rp870,8 juta).
Meski sangat menarik, mobil listrik ini memiliki keterbatasan karena hanya menawarkan jarak tempuh sekitar 246 mil (396 kilometer) dalam sekali pengisian daya, yang kini mulai tertinggal dibanding kompetitornya.
Bagi penggemar mobil sport, dealer masih menyimpan sekitar 70 unit Jaguar F-Type baru. Salah satu penawaran terbaik berasal dari Jaguar Riverside, yang memangkas harga F-Type dari US$99.643 (Rp1,7 miliar) menjadi US$79.463 (Rp1,4 miliar), atau diskon mencapai US$20.180 (Rp363 juta).
Mobil sport ini tetap menawarkan performa tinggi berkat mesin V8 5.0 liter supercharged. Di sisi lain, model dengan stok terbanyak adalah Jaguar F-Pace, mengingat SUV tersebut menjadi model terakhir yang diproduksi sebelum Jaguar menghentikan lini kendaraan konvensionalnya.
Sejumlah unit F-Pace model 2026 juga sudah mendapatkan potongan harga hingga US$10.000 (Rp179,9 juta), menjadikannya salah satu penawaran paling menarik bagi konsumen yang masih menginginkan Jaguar bermesin konvensional sebelum merek asal Inggris itu sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik.
Ilustrasi. Jaguar setop produksi mobil. (Foto: Reuters)