Ntvnews.id, Jakarta - Media sosial mendadak riuh setelah beredar kabar bahwa seorang pegawai pemerintahan di Surakarta diduga membagikan dokumen pribadi milik mantan pembalap F1 Indonesia, Rio Haryanto.
Kontroversi ini mencuat melalui unggahan sebuah akun yang memperlihatkan bukti tangkap layar dokumen tanpa sensor, hingga menimbulkan keresahan soal kebocoran data pribadi dari lingkungan birokrasi.
Akun thread @abeliaelora yang pertama kali mempublikasikan kasus ini menunjukkan bagaimana pegawai tersebut mengunggah dokumen penting secara terbuka.
"Guys sebenarnya pegawai pemerintah tuh boleh nge-share kayak gini nggak sih? Bukannya termasuk privasi ya? Yang bersangkutan sering banget nge-share kerjaannya kayak gini dan seringnya tanpa sensor," tulis pemilik akun tersebut.
Baca Juga: Ajeng Febria Kolaborasi dengan Ochi Alvira Ramaikan Program Soundcore
Mendapat sorotan luas, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Solo, Beni Supartono, memastikan bahwa pihaknya langsung memanggil pegawai tersebut untuk dimintai keterangan. Ia menegaskan bahwa langkah penanganan sudah berjalan setelah kasus itu ramai dibicarakan publik.
Pegawai berinisial A diketahui sempat bekerja sebagai front office di Kelurahan Penumping dengan status Tenaga Kerja dengan Perjanjian Kerja (TKPK). Saat ini, ia telah beralih status menjadi PPPK penuh waktu di lingkungan Satpol PP Kota Solo.
Dengan berubahnya status tersebut, pemeriksaan internal kini menjadi kewenangan institusi tempatnya bertugas. Pihak Satpol PP juga bergerak cepat dengan menjadwalkan pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap A.
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan 58,03 Persen Dana Desa 2026 untuk Kopdes Merah Putih
Dari hasil BAP itulah nantinya akan terlihat apakah A layak menerima sanksi ringan ataupun berat. Menurut penelusuran, insiden penyebaran dokumen pribadi itu terjadi saat A masih bekerja sebagai pegawai TKPK di Kelurahan Penumping.
Artinya, kasus tersebut bukan terjadi baru-baru ini melainkan diduga sudah berlangsung beberapa waktu lalu dan baru viral setelah diangkat oleh publik.
Di sisi lain, unggahan dari @abeliaelora tersebut ternyata sampai kepada pimpinan daerah. Wali Kota Solo, Respati Ardi, melalui akun resminya @respatiardi, merespons langsung laporan warganya.
"Selamat siang, matur nuwun atas aduannya, saat ini petugas sudah ditindaklanjuti nggih," tulis Respati Ardi memberikan jawaban singkat namun tegas bahwa pemerintah kota bergerak cepat menanggapi isu kebocoran data tersebut.
Akun pelapor pun memberikan apresiasi atas perhatian dan respons cepat pemerintah kota.
"Baik Mas Wali, terima kasih banyak. Sangat disayangkan kalau sampai data masyarakat tersebar," tulis @abeliaelora.
Rio Haryanto, Athina Papadimitriou (Instagram)