Menkes: Butuh Rp529,3 Miliar untuk Perbaiki Faskes di Sumatera

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Feb 2026, 17:30
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. (YouTube TVR Parlemen)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, butuh dana sebesar Rp529,3 miliar guna memperbaiki sekitar 3 ribuan fasilitas kesehatan (faskes) yang terdampak bencana Sumatera. Ini agar kondisi faskes kembali 100 persen, sehingga layanan kesehatan siap pada Maret 2026.

"Yang pertama adalah, alhamdulillah seluruh rumah sakit, seluruh puskesmas sudah beroperasi sekarang. Kita tinggal 21 pustu, dari ribuan fasilitas kesehatan," ujar Budi saat rapat dengan DPR RI terkait pemulihan bencana Sumatra, Gedung DPR, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

Ia mengungkapkan, surat permohonan bantuan dananya sudah disampaikan ke Presiden Prabowo Subianto pada 20 Januari 2026, dan pihaknya memohon percepatan persetujuannya.

Menurut Budi, pihaknya membutuhkan dua bantuan. Di samping pencairan dana untuk renovasi fasilitas kesehatan, pihaknya juga membutuhkan untuk renovasi bagi sekitar 8.800 rumah tenaga kesehatan yang terdampak bencana.

Data para tenaga kesehatan yang membutuhkan bantuan itu, kata Budi sudah diverifikasi oleh pihaknya dan Kementerian Dalam Negeri, dan kini tinggal hanya menunggu pencairan dana saja. Dia berharap dana tersebut bisa dibayarkan sebelum Lebaran 2026.

"Agar rumahnya bisa diperbaiki dan mereka bisa tenang tinggal di rumah sebelum Lebaran ini agar mereka bisa bekerja kembali," ucapnya.

Sementara, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa hal ini bisa dimasukkan sebagai usulan belanja kementerian dan lembaga untuk Tim Satgas Bencana.

"Jadi tinggal masukin ke sana aja, prosedurnya seperti itu. Ke Bappenas, ke Tim Satgas. Ya sudah, keluar," ujar Purbaya.

Menurutnya, dari dana awal yang dialokasikan untuk pemulihan pascabencana, yakni sebesar Rp50-60 triliun, masih tersisa banyak.

x|close