Trump Unggah Pesan Pribadi Macron soal Greenland, Singgung Suriah dan Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Jan 2026, 08:13
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Trump Unggahan Editan Greenland Jadi Wilayah AS Trump Unggahan Editan Greenland Jadi Wilayah AS (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempublikasikan isi pesan pribadi dari Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyinggung isu Greenland, Suriah, hingga Iran. Pesan tersebut dibagikan Trump melalui akun Truth Social miliknya dan langsung memicu sorotan internasional.

Dalam tangkapan layar yang diunggah, Macron mengaku kebingungan dengan langkah Trump terkait Greenland. Ia mempertanyakan sikap AS yang belakangan menunjukkan ambisi terhadap wilayah otonom milik Denmark tersebut.

"Sahabatku, kita sepenuhnya sependapat tentang Suriah. Kita bisa melakukan hal-hal besar soal Iran. Saya tidak mengerti apa yang Anda lakukan di Greenland," tulis Macron dalam isi pesan tersebut.

Masih dalam pesan yang sama, Macron juga menyampaikan niatnya untuk memfasilitasi pertemuan negara-negara G7 di Paris setelah rangkaian World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, berakhir.

Baca Juga: Trump Unggahan Foto Greenland Jadi Wilayah AS

"Saya bisa mengundang Ukraina, Denmark, Suriah, dan Rusia di sela-sela pertemuan. Mari kita makan malam bersama di Paris pada hari Kamis (22/), sebelum Anda kembali ke AS. Emmanuel," imbuh Macron.

Mengutip laporan Reuters, seorang sumber yang dekat dengan Presiden Macron memastikan bahwa pesan yang diunggah Trump tersebut merupakan pesan asli. Kendati demikian, belum ada kepastian apakah Trump membalas komunikasi pribadi dari pemimpin Prancis itu.

Unggahan Trump terkait pesan Macron muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa. Para pemimpin UE diketahui baru saja sepakat menggelar pertemuan darurat menyusul ancaman Trump yang berniat mencaplok Greenland dan berencana memberlakukan tarif baru.

Tak hanya itu, unggahan tersebut juga dipublikasikan hanya beberapa jam setelah Trump melontarkan ancaman pengenaan tarif sebesar 200 persen terhadap produk wine dan sampanye asal Prancis. Langkah itu disebut sebagai tekanan politik agar Macron bersedia bergabung dalam Dewan Perdamaian yang digagas Trump.

x|close