Ntvnews.id, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat sebanyak empat sekolah rusak, gudang tembakau roboh, puluhan pohon tumbang hingga belasan rumah rusak akibat terdampak angin kencang yang terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (6/3) sore hingga malam.
"Bencana angin kencang melanda sejumlah wilayah di selatan Jember yakni Kecamatan Wuluhan, Kencong dan Gumukmas," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edy Budi Susilo di kabupaten setempat, Sabtu.
Menurutnya hujan disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Jember yang mengakibatkan beberapa pohon tumbang ke arah jalan desa hingga menimpa rumah warga, kemudian merobohkan gudang tembakau, dapur warga rusak dan atap rumah serta atap sekolah juga mengalami kerusakan.
"Angin kencang melanda dua desa di Kecamatan Wuluhan yakni Desa Kesilir dan Tanjungrejo yang menyebabkan 50 pohon tumbang , atap empat sekolah mengalami kerusakan, 17 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, dan 15 gudang tembakau roboh," tuturnya.
Ia mengatakan fasilitas pendidikan yang terdampak angin kencang yakni SDN Kesilir 01, SDN Tanjungrejo 04, SDN Tanjungrejo 05, dan SDN Tanjungrejo 06 dan korban yang rumahnya tertimpa pohon sebagian mengungsi ke rumah saudaranya.
Kemudian angin kencang juga melanda Desa Paseban di Kecamatan Kencong yang menyebabkan satu pohon tumbang menimpa atap rumah hingga menyebabkan satu korban terluka karena tertimpa genteng rumahnya yang jatuh.
"Di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas juga diterjang angin kencang yang menyebabkan dapur rumah dan kandang warga roboh," ujarnya.
Edy menjelaskan Tim Reaksi Cepat (TRC) sudah melakukan penanganan terhadap pohon tumbang ke arah jalan desa dan sudah teratasi semua, sehingga akses lalu lintas kini sudah normal kembali, sedangkan penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga terselesaikan hingga 80 persen.
"Hari ini dilakukan kerja bakti untuk penanganan gudang tembakau yang menimpa rumah warga, sedangkan warga yang terdampak tersebut masih mengungsi di rumah saudaranya," katanya.
Baca Juga: KPAI Kecam Guru Suruh 22 Siswa SD Lepas Pakaian di Jember
ANTARA
Ilustrasi garis polisi dalam peristiwa penembakan gereja di Michigan, Amerika Serikat (AS). /ANTARA/Anadolu/py (Anadolu) (Antara)