Rusia: Ukraina Belum Beri Tanda Lanjutkan Perundingan Damai

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Sep 2025, 13:25
thumbnail-author
Irene Anggita
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Arsip foto - Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. Arsip foto - Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. (ANTARA)

Ntvnews.id, Rusia - Kremlin menyampaikan bahwa hingga kini belum ada tanda-tanda dari Kiev terkait kemungkinan dilanjutkannya kembali perundingan damai antara Rusia dan Ukraina.

“Tidak, sejauh ini belum ada sinyal sama sekali dari Kiev,” ujar Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada RIA Novosti saat ditanya mengenai peluang dilanjutkannya pembicaraan kedua negara.

Putaran ketiga perundingan delegasi Rusia dan Ukraina terakhir kali digelar di Istanbul pada 23 Juli. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat melanjutkan pertukaran medis tanpa batas waktu bagi personel yang sakit maupun mengalami luka berat.

Baca Juga: Rusia Luncurkan Serangan Rudal dan Drone Besar-besaran ke Ukraina

Selain itu, Rusia juga mengusulkan pembentukan kelompok kerja oleh Ukraina untuk membahas isu-isu politik, kemanusiaan, dan militer secara daring. Kepala delegasi Rusia sekaligus penasihat Kremlin, Vladimir Medinsky, menjelaskan bahwa saat itu pihak Ukraina memilih mempertimbangkan usulan tersebut.

Namun, pada September, Moskow mengakui adanya jeda dalam proses negosiasi. Meski begitu, Rusia berulang kali menegaskan keterbukaannya terhadap pembicaraan damai.

Baca Juga: Rusia Peringatkan Setiap Agresi Akan Dibalas dengan Konsekuensi Serius

Peskov menilai sikap pasif Ukraina kemungkinan dimaksudkan untuk menunjukkan kepada sponsor serta pendukung di Eropa bahwa Kiev siap terus melanjutkan pertempuran. Ia juga menekankan bahwa semakin lama negosiasi tertunda, semakin lemah posisi Ukraina dalam konflik tersebut.

Sumber: ANTARA

TERKINI

Houthi Bantah Serang Gardu Listrik Masjid Nabawi

Luar Negeri Jumat, 2 Okt 2026 | 09:53 WIB

Siswi 2 SD Ditemukan Tewas di Belakang Rumahnya

Viral Jumat, 2 Okt 2026 | 09:47 WIB

Iran Bantah Delegasinya Diusir AS dari New York

Luar Negeri Jumat, 2 Okt 2026 | 09:41 WIB

Putin Tolak Gencatan Senjata Serangan Jarak Jauh Rusia-Ukraina

Luar Negeri Jumat, 2 Okt 2026 | 09:40 WIB

PM Inggris Andy Burnham Serukan Perubahan Arah Politik

Luar Negeri Jumat, 2 Okt 2026 | 09:05 WIB

Trump Telepon Netanyahu Bahas Upaya Pembajakan Pesawat Flydubai

Luar Negeri Jumat, 2 Okt 2026 | 09:00 WIB

Asrama Bidan di Deli Serdang Kebakaran Hebat

Viral Jumat, 2 Okt 2026 | 06:21 WIB
Load More
x|close