Serikat Mahasiswa Prancis Akan Turun Demo Lagi pada 3 dan 5 November

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Nov 2026, 11:00
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Para demonstran terlibat bentrokan dengan polisi antihuru-hara, yang menembakkan granat gas air mata serta mengerahkan meriam air untuk membubarkan massa dalam sebuah unjuk rasa di Paris, Prancis, Sabtu (24/10/2026). Para demonstran terlibat bentrokan dengan polisi antihuru-hara, yang menembakkan granat gas air mata serta mengerahkan meriam air untuk membubarkan massa dalam sebuah unjuk rasa di Paris, Prancis, Sabtu (24/10/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Serikat Mahasiswa Nasional Prancis mengumumkan rencana aksi demonstrasi lanjutan berskala besar di seluruh negeri yang dijadwalkan berlangsung pada 3 dan 5 November.

Pengumuman ini menyusul aksi protes para pelajar sekolah menengah atas (SMA) di Prancis yang kembali menggelar aksi blokade di berbagai institusi pendidikan menengah (lycee) di sejumlah kota besar, termasuk Paris, Marseille, dan Lyon, pada Senin 2 November 2026.

"Apakah pemerintah tidak mau mendengarkan kami? Pada 3 November, kami menetapkan hari berkabung di universitas: mari hadiri rapat umum mahasiswa dan blokade kampus masing-masing. Pada 5 November, mari turun ke jalan secara massal!" tulis organisasi tersebut melalui platform X.
 

Gelombang aksi protes di Prancis sendiri telah bermula sejak pertengahan September lalu. Gerakan ini diawali oleh aksi turun ke jalan para pelajar SMA di kawasan pinggiran Paris untuk menuntut perbaikan fasilitas serta kondisi sekolah.

Seiring berjalannya waktu, aksi tersebut mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat yang melampiaskan ketidakpuasan atas kenaikan harga kebutuhan hidup, sehingga membuat demonstrasi semakin meluas ke berbagai wilayah lain di Prancis.
 
(Sumber: Antara)