Ketum Gekira Minta Kader Tegak Lurus dengan Arahan Partai Gerindra

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Nov 2026, 10:06
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ketua Umum Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Nikson Silalahi. Ketua Umum Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) Nikson Silalahi. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketua Umum Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira), Nikson Silalahi, mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh kader organisasi sayap Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut untuk senantiasa menjaga disiplin organisasi serta menghindari penyataan apa pun yang mengatasnamakan kelembagaan di luar garis kebijakan partai.

Pernyataan ini disampaikan Nikson di Jakarta pada Senin, 2 Oktober 2026, sebagai respons atas derasnya arus informasi serta berbagai pandangan yang berkembang di ruang publik, khususnya media sosial.

"Tidak boleh ada satu pun kader Gekira yang mengeluarkan pernyataan atas nama Gekira, selain menegaskan bahwa sikap kader Gekira akan selaras dengan sikap resmi Partai Gerindra," ujar Nikson dalam keterangannya.

Ia mengingatkan bahwa Gekira berkedudukan sebagai organisasi sayap yang berada di dalam naungan besar Partai Gerindra, sehingga segala sikap politik organisasi tidak terpisahkan dari keputusan partai induk. Menurutnya, kedisiplinan komunikasi dan kesamaan sikap memegang peranan krusial dalam merawat soliditas internal, terlebih saat menghadapi persoalan yang bersinggungan dengan aspek hukum maupun politik.
 

"Saya tegaskan bahwa sikap Gekira sebagai organisasi sayap Partai Gerindra adalah tegak lurus dengan sikap resmi Partai Gerindra yang dipimpin Bapak Prabowo Subianto, yang saat ini juga menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia," tegasnya.

Nikson juga menekankan agar para kader senantiasa mendahulukan kepentingan institusi di atas opini pribadi ketika menyampaikan pandangan yang membawa atribut kelembagaan. Kendati perbedaan pendapat merupakan dinamika yang wajar dalam alam demokrasi, pernyataan yang mengatasnamakan organisasi tetap wajib merepresentasikan garis kebijakan resmi partai.

Sebagai organisasi sayap yang menghimpun masyarakat dan kader Kristiani di dalam keluarga besar Partai Gerindra, Gekira turut dituntut untuk membangun komunikasi politik yang santun dan bertanggung jawab, menjaga kondusivitas ruang publik, serta menghormati setiap proses dan institusi hukum yang berlaku.
 
(Sumber: Antara)