Prabowo Puji Demokrat, Sebut Tak Bakar-bakar Saat di Luar Pemerintahan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Sep 2026, 05:12
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) bersiap membuka acara peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2026. Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) bersiap membuka acara peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Rabu, 9 September 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memuji sikap Partai Demokrat ketika berada di luar pemerintahan. Menurut Prabowo, Demokrat tidak melakukan tindakan yang berujung pada kerusuhan ataupun aksi pembakaran ketika tidak memegang kekuasaan.

Dalam perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Indonesia Arena, Jakarta, Rabu, 9 September 2026 malam, Prabowo juga menyinggung pengalamannya yang pernah mengalami kekalahan dalam empat kali pemilihan presiden (Pilpres).

"Dikatakan Partai Demokrat pernah menang, pernah tidak menang. Bicara kan harus halus. Pernah di puncak, pernah tidak di puncak. Pernah di pemerintahan, pernah tidak, tapi waktu tidak berkuasa Partai Demokrat tidak caci-maki. Partai Demokrat tidak bakar-bakar," ujar Prabowo.

Ia kemudian mengatakan bahwa dirinya juga menerima kekalahan dalam kontestasi politik dan memilih untuk kembali berjuang pada kesempatan berikutnya.

"Saya waktu empat kali tidak menang saya pun terima, ya sudah, kita maju lagi," sambungnya.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan Demokrat terhadap dirinya sejak Pilpres 2019 hingga Pilpres 2024. Dukungan tersebut juga ditunjukkan langsung oleh Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut Prabowo, SBY bahkan ikut turun langsung ke lapangan untuk berkampanye karena keduanya memiliki cita-cita dan prinsip politik yang sejalan.

"Turun lapangan, turun bersama-sama berkampanye, karena kita memang punya cita-cita dan prinsip yang sama," ujar Prabowo.

Prabowo juga mengungkapkan bahwa dirinya dan SBY memiliki latar belakang yang sama sebagai jenderal TNI. Ia mengatakan, keduanya dididik untuk menjadi tentara yang mengabdi kepada rakyat serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.

"Jadi kita justru menghayati bahwa tentara itu adalah milik rakyat dan kalau kita ingin terus berbakti, mengabdi di bidang politik, kita harus menjalankan politik itu melalui demokrasi," kata Prabowo.

Prabowo kemudian menilai SBY telah memberikan contoh bagaimana seorang prajurit setelah pensiun dapat melanjutkan pengabdian melalui jalur politik dan meminta mandat langsung dari rakyat.

Baca Juga: Prabowo: Meski Presiden dan Jenderal, Saya Belum Bisa Seperti Atlet Asian Games

"Saya kira Pak SBY memberi contoh, pensiun, keluar dari tentara, bikin partai, maju ke hadapan rakyat mendapat mandat. Demikian juga saya. Kalau nyontek yang baik boleh. Saya juga bikin partai, maju ke rakyat minta mandat. Empat kali tidak dikasih mandat, tapi akhirnya dikasih juga," imbuhnya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengenang masa pendidikan militernya bersama SBY. Keduanya diketahui merupakan teman satu angkatan di Akademi Militer (Akmil) pada 1970.

"Saya satu angkatan dengan Pak SBY di Akmil. Masuknya satu angkatan. Keluarnya angkatan di bawahnya," ujar Prabowo.

Prabowo menyebut sejak awal SBY sudah terlihat sebagai taruna yang memiliki kemampuan menonjol. Sementara itu, ia menggambarkan dirinya sebagai taruna yang masih dapat dikembangkan.

"Memang dari awal sudah kelihatan bahwa Pak SBY memang taruna yang terbaik. Tapi Prabowo Subianto taruna yang bisa diperbaiki," sambungnya.

Karena itu, Prabowo mengaku merasa terhormat sekaligus senang dapat menghadiri perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat. Acara tersebut tidak hanya memperingati perjalanan seperempat abad Demokrat, tetapi juga menjadi momentum perayaan ulang tahun SBY yang ke-77.

"Atas kehormatan yang diberikan kepada saya dapat hadir di sini, di tengah-tengah Partai Demokrat yang merayakan ultah ke-25, dan sekaligus ultah ke-77 penggagas, pendiri Partai Demokrat Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono," imbuh Prabowo.

x|close