NTVNews.id, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperkuat kolaborasi dengan organisasi keagamaan untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan masyarakat. Kali ini, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjalin silaturahmi dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin beserta jajaran.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi Polri dan Nahdlatul Ulama (NU) dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas pentingnya keterlibatan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolri menegaskan, menjaga kondusivitas lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Dukungan masyarakat, termasuk melalui peran organisasi keagamaan, juga diperlukan agar tercipta lingkungan sosial yang tertib dan saling menghormati.
Baca Juga: Kapolri Soroti Kejahatan Digital dan Jaringan Lintas Negara
Suyudi menyampaikan apresiasi kepada PBNU beserta seluruh jajarannya yang selama ini telah menjalin kerja sama dengan Polri dalam menjalankan berbagai tugas pelayanan kepada masyarakat.
"Kami juga berterima kasih kepada Bapak Ketua dan jajaran NU, karena selama ini kami sangat terbantu dan selalu bersinergi serta berkolaborasi di lapangan dalam melaksanakan tugas-tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Suyudi, di Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026.
Menurut Suyudi, hubungan baik antara Polri dan NU merupakan modal penting untuk memperkuat upaya menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat. NU punya jaringan organisasi yang luas hingga berbagai daerah. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan dalam membangun kepedulian sosial sekaligus mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Kapolri juga melihat adanya keselarasan antara tugas Polri menjaga ketertiban dengan nilai keagamaan amar ma’ruf nahi mungkar, yaitu mengajak masyarakat melakukan kebaikan serta mencegah perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai kebaikan.
Kesamaan semangat tersebut diharapkan menjadi landasan untuk memperluas kolaborasi dalam menciptakan kehidupan sosial yang lebih tertib, aman, dan penuh toleransi.
"Harapan kami tentunya apa yang sudah kita sinergikan selama ini bisa berjalan lebih baik, lebih bisa dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin menyambut positif kunjungan dan silaturahmi Kapolri bersama jajaran.
Ia menegaskan bahwa NU sejak awal memiliki komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat. Salah satu bentuk pengabdian tersebut adalah ikut mendukung terciptanya kehidupan sosial yang tertib, aman, dan harmonis.
Baca Juga: Kapolri Prioritaskan Penegakan Hukum Berkeadilan dan Pelayanan Humanis
Menurut Gus Kikin, kondisi masyarakat yang kondusif sangat penting agar warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk melaksanakan ibadah, dengan nyaman.
Ia juga menyoroti perkembangan zaman yang berlangsung semakin cepat. Situasi tersebut membutuhkan perhatian dan keterlibatan berbagai pihak, terutama dalam memberikan pendampingan serta membimbing generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap kehidupan sosial.
Karena itu, Gus Kikin berharap hubungan antara PBNU dan Polri semakin kuat sehingga berbagai program kolaborasi dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Pertemuan tersebut turut membahas rencana penyusunan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) sebagai landasan untuk menyelaraskan program kedua pihak.
Melalui kerja sama tersebut, Polri dan PBNU berharap dapat memperkuat peran masing-masing dalam menjaga ketertiban, membangun kepedulian sosial, dan mendukung kehidupan masyarakat yang lebih aman serta harmonis.
Kapolri dan PBNU Perkuat Kebersamaan untuk Jaga Kerukunan dan Ketertiban Masyarakat (Humas Polri)