Sudaryono: MBG Program Besar, Harus Benar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Okt 2026, 13:17
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Sudaryono Sudaryono (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya dijalankan dalam skala besar, tetapi juga wajib dilaksanakan dengan benar.

Menurutnya, keberhasilan program ini ditentukan oleh kualitas makanan, penerimaan masyarakat, serta dampaknya terhadap pemenuhan gizi dan tumbuh kembang anak.

Sudaryono mengatakan, pelaksanaan MBG harus sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Mulai dari ketepatan sasaran penerima manfaat, kualitas menu yang disajikan, hingga makanan yang benar-benar dikonsumsi dan memberikan manfaat.

"Target MBG ke depan adalah MBG ini program besar, tidak hanya besar, tapi harus benar, itu targetnya," katanya ditemui usai acara Transformasi MBG 2.0 di Usmar Ismail Hall, Jalan Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 29 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, program MBG yang berkualitas harus mampu memastikan makanan bergizi diterima dengan baik oleh penerima manfaat dan dikonsumsi sebagaimana mestinya. Dengan begitu, intervensi pemenuhan gizi dapat berjalan efektif dan mendukung pertumbuhan anak secara optimal.

Baca Juga: BGN Minta Syarat Ini Dipenuhi Agar Dana Dapur Cair

"Benar itu sesuai targetnya, disampaikannya dengan baik, menunya baik, diterima dengan baik, dimakan dengan baik, mengintervensi gizi dengan baik sehingga anak-anak tumbuh kembang dengan baik," jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa manfaat program MBG tidak dapat diukur hanya dalam waktu singkat. Perbaikan gizi membutuhkan proses berkelanjutan sebelum dampaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak dapat terlihat secara nyata.

Karena itu, program MBG perlu dijalankan secara konsisten dengan memperhatikan kualitas makanan dan ketepatan pelaksanaannya. Evaluasi terhadap penyelenggaraan program juga menjadi penting agar tujuan pemenuhan gizi dapat tercapai.

"Karena MBG ini bukan program yang dikasih makan hari ini besok langsung kemudian kelihatan indikatornya hasilnya kelihatan. Ini adalah long term development," katanya.