Ntvnews.id, Kabul - Pasukan bersenjata Afghanistan melancarkan serangan terhadap pangkalan dan pos pemeriksaan militer Pakistan di wilayah perbatasan Provinsi Paktika. Serangan tersebut disebut sebagai balasan atas operasi drone militer Pakistan yang menyasar sebuah pasar dan fasilitas keamanan di wilayah Afghanistan.
Dilansir dari AFP, Kamis, 29 Oktober 2026, portal berita Afghanistan, Ariana News, melaporkan bahwa informasi tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Afghanistan.
Menurut kementerian tersebut, militer Pakistan meluncurkan empat serangan menggunakan pesawat nirawak atau drone pada Selasa sekitar pukul 13.00 waktu setempat, atau 08.30 GMT. Serangan itu menyasar sebuah pasar di Distrik Angoor Ada serta fasilitas keamanan di sekitarnya, Provinsi Paktika.
Sebagai respons, pasukan pertahanan dan keamanan Afghanistan kemudian menyerang pangkalan serta pos militer Pakistan yang berada tidak jauh dari lokasi serangan sebelumnya.
Baca Juga: Astra International (ASII) Kantongi Laba Rp24,6 Triliun hingga Kuartal III 2026
Kementerian Pertahanan Afghanistan menyatakan bentrokan tersebut mengakibatkan sejumlah personel militer Pakistan tewas dan terluka. Sejumlah fasilitas militer Pakistan juga dilaporkan mengalami kerusakan parah.
Sementara itu, otoritas Afghanistan memastikan tidak ada personel mereka yang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Pemerintah Afghanistan menyebut militer Pakistan sebagai pihak yang lebih dahulu melancarkan serangan. Karena itu, aksi balasan yang dilakukan pasukannya diklaim sebagai bentuk pembelaan diri sekaligus upaya melindungi wilayah negara.
Secara terpisah, Afghanistan Times melalui kanal Telegram melaporkan bahwa tujuh personel militer Pakistan tewas dalam bentrokan tersebut. Sejumlah personel lainnya juga dilaporkan mengalami luka-luka.
Pemandangan kehancuran setelah jet-jet Pakistan melakukan serangan udara di Afghanistan timur dan tenggara, Nangarhar pada 22 Februari 2026, yang menargetkan tempat yang digambarkan Islamabad sebagai tempat persembunyian militan, sementara pejabat Af (Antara)