Ntvnews.id, Jakarta - Humanitarian Forum Indonesia (HFI) menggelar Seminar Nasional “Merawat Umat, Menjaga Semesta: Gerakan Rumah Ibadah Tangguh Bencana di Jantung Banten” pada Selasa, 13 Oktober 2026, di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Banten. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2026 yang berlangsung pada 13–15 Oktober di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).
BNPB pertama kali menyelenggarakan Bulan PRB secara nasional pada 2012. Peringatan ini berlangsung setiap Oktober dan bertepatan dengan Hari Internasional untuk Pengurangan Risiko Bencana pada 13 Oktober.
Agenda ini mendorong pergeseran penanggulangan bencana dari penanganan darurat menuju pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan. Pada 2026, Bulan PRB mengusung tema “Dari Selat Sunda Untuk Indonesia: Sewindu Belajar Untuk Kesiapsiagaan Yang Lebih Baik” dengan slogan “Ngariksa Bumi Nusantara”.
Dalam diskusi panel, Human Initiative membahas “Rumah Ibadah sebagai Posko, Pusat Logistik, dan Psikososial”. Pembahasan ini menyoroti kesiapan rumah ibadah untuk mendukung masyarakat saat bencana, termasuk melalui bantuan logistik dan dukungan psikososial. Penanganan juga perlu memperhatikan kebutuhan kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas, serta akses informasi dan fasilitas pengungsian yang layak.
Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Drs. Pangarso Suryotomo, M.M.B., menekankan peran rumah ibadah dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.
“Maka konteks bahwa rumah ibadah tangguh itu menjadi salah satu hal prinsip di dalam penguatan kapasitas masyarakat. Tidak sebatas pada umat saja, tapi juga pada masyarakat di sekitarnya,” ujar Pangarso.
Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Banten, Prof. Dr. H. Zakaria Syafe’i, M.Pd., juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan. “Saya secara pribadi menyatakan, ini sebenarnya kewajiban. Wajib hukumnya untuk menyelamatkan alam ini, wajib hukumnya untuk memelihara alam ini,” ujar Zakaria.
Seminar ini turut membahas risiko bencana di Kota Serang, perspektif agama dalam penanggulangan bencana, serta pemetaan partisipatif risiko dan kapasitas masyarakat agar warga mengenali ancaman dan menyiapkan langkah penyelamatan sejak dini. Dalam rangkaian kegiatan, World Harvest menyerahkan 5.000 masker kesiapsiagaan erupsi Gunung Anak Krakatau kepada MDMC Banten.
HFI menyelenggarakan kegiatan ini dengan MDMC sebagai tuan rumah, bersama Human Initiative, Rumah Zakat, DMC Dompet Dhuafa, YEU, YKMI, WVI, YCWS, BAZNAS RI, World Harvest, LDD-KAJ, dan Yayasan Fondasi Hidup.
Baca Juga: DPR Minta BMKG Prioritaskan Edukasi Bencana
Humanitarian Forum Indonesia (HFI) menggelar Seminar Nasional “Merawat Umat, Menjaga Semesta: Gerakan Rumah Ibadah Tangguh Bencana di Jantung Banten” pada Selasa, 13 Oktober 2026, di Gedung Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Banten. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2026 yang berlangsung pada 13–15 Oktober di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B). (DOK)