Menkop: KDKMP Bakal Jadi Pembeli Siaga Produk Unggulan Desa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Sep 2026, 21:00
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memberi paparan terkait koperasi desa kelurahan merah putih di Bandarlampung, Jumat (4/9/2026). Menteri Koperasi Ferry Juliantono memberi paparan terkait koperasi desa kelurahan merah putih di Bandarlampung, Jumat (4/9/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diproyeksikan untuk menjalankan peran strategis sebagai pembeli siaga (offtaker) bagi produk-produk unggulan dari kawasan pedesaan.

"Koperasi desa kelurahan merah putih ini juga dapat digunakan untuk mendukung hilirisasi, dengan mengoptimalkan fungsinya sebagai offtaker produk unggulan desa. Jadi, Presiden menyampaikan fungsi koperasi ini tidak hanya menyalurkan barang saja tapi juga sebagai offtaker," ujar Ferry di Bandarlampung, Lampung, Jumat (4/9).

Melalui skema pembeli siaga ini, KDKMP disiapkan untuk menampung sekaligus menyerap berbagai hasil produksi masyarakat desa maupun petani. Komoditas yang disasar mencakup sektor tanaman pangan, perikanan, peternakan, hingga hortikultura.

Ferry menggarisbawahi pentingnya kelengkapan sarana pendukung guna merealisasikan agenda hilirisasi di tingkat tapak. Ia mencontohkan, koperasi bakal dilengkapi dengan alat pengering (dryer) untuk komoditas gabah, serta mesin pengolah bagi produk sayur dan buah-buahan hasil panen warga.
 

Guna mendukung peran tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuat sarana pascaproduksi yang selama ini dinilai masih minim perhatian.

"Sekarang ini memang ada pengadaan alat dan mesin, tapi hanya khusus untuk produksi seperti traktor, hand tractor yang belum adalah alat atau mesin pasca produksi. Dan belum ada kementerian atau lembaga yang bertanggung jawab terhadap fungsi offtaker ini agar bisa dioptimalkan," tambahnya.

Menjawab tantangan itu, Kementerian Koperasi bersiap mengambil inisiatif dengan mengalokasikan anggaran khusus pengadaan mesin dan peralatan pascaproduksi pada tahun anggaran 2027.

Langkah ini sejalan dengan komitmen kementerian untuk memprioritaskan komoditas lokal hasil UMKM daerah agar mendominasi etalase di setiap gerai koperasi. Penguatan sarana pascaproduksi tersebut diharapkan menjadi penopang utama akselerasi hilirisasi berbasis ekonomi kerakyatan.

"Kementerian Koperasi akan mendorong dan memprioritaskan barang yang dijual di gerai koperasi adalah produk lokal dari UMKM yang ada di daerah masing-masing. Dan melalui penganggaran alat mesin bagi kegiatan pasca produksi juga bisa mendukung hilirisasi melalui peran koperasi," ujar dia.
 
 
(Sumber: Antara)
 
x|close