Mendagri Pastikan Bantuan Rumah Rusak Akibat Gempa NTT Disiapkan Pemerintah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Agu 2026, 10:55
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian (tengah). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian (tengah). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah memastikan bantuan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah disiapkan. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan pencairan bantuan bergantung pada proses pendataan di daerah.

Menurut Tito, data rumah terdampak harus terlebih dahulu dihimpun oleh pemerintah daerah. Setelah itu, hasil pendataan tersebut perlu ditandatangani oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) setempat.

"Kecepatannya sangat tergantung dari pendataan. Kalau didatakan, sudah nyampai ke Bupati, setelah itu ditandatangani juga oleh Kapolres sama Pak Kajari," kata Mendagri dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Tito setelah melihat langsung kondisi kerusakan akibat gempa di Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT.

Baca Juga: Bantuan Pemerintah ke Korban Gempa NTT Dinilai Terus Dipercepat dan Meningkat

Ia meminta pemerintah daerah mempercepat proses pendataan dengan melibatkan kepala desa hingga jajaran perangkat kecamatan. Langkah tersebut dinilai penting agar bantuan dapat segera disalurkan kepada warga terdampak.

Pemerintah telah menetapkan besaran bantuan berdasarkan tingkat kerusakan rumah. Warga dengan rumah rusak ringan akan memperoleh Rp15 juta, sementara kerusakan sedang mendapat Rp30 juta. Untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, bantuan yang diberikan sebesar Rp70 juta.

"Nanti yang mendatanya dari desa. Nanti desa menyampaikan kepada Pak Bupati. Bupati nanti merekap rumah siapa rumahnya, rusak ringan, sedang, atau berat," terangnya.

Tito juga mengatakan hasil pemeriksaan di lapangan akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat koordinasi bersama kementerian, lembaga, dan badan usaha milik negara (BUMN) terkait.

Baca Juga: Mendagri Siapkan Penanganan Prioritas Gempa NTT

"Presiden sudah memerintahkan jajaran kabinet Merah Putih untuk turun langsung ke lapangan, informasi yang kita dapatkan di lapangan akan langsung jadi bahan masukan untuk segera ditindaklanjuti," ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Tito turut menyerahkan bantuan peralatan untuk mendukung penanganan bencana. Sebanyak dua genset dan 10 velbed diberikan kepada Posko Relawan Bencana Ronting di Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.

Selain itu, tiga genset dan 15 velbed diserahkan ke Posko Damer untuk membantu kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

Tito juga menyerahkan tali asih sebesar Rp15 juta untuk setiap warga yang meninggal dunia kepada perwakilan keluarga. Selain itu, bantuan senilai Rp200 juta diberikan kepada dua desa di Kecamatan Lamba Leda Utara.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Bina Adwil) Safrizal ZA yang ikut mendampingi kunjungan Tito mengatakan kehadiran pemerintah dalam penanganan bencana merupakan bentuk tanggung jawab negara kepada masyarakat.

"Percayalah, negara hadir. Pemerintah senantiasa berasa di tengah masyarakat untuk memastikan pemulihan berjalan cepat dan kehidupan warga kembali pulih," tuturnya.

(Sumber: Antara)

TERKINI

PM Kanada Akui Siapkan Negara Hadapi Risiko Invasi AS

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 07:30 WIB

Pemilu Brasil Dimulai, Lula dan Flavio Bolsonaro Bersaing Ketat

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 07:15 WIB

Wajah Kota Global Itu Ada di Dalam Gerbong MRT

Nasional Senin, 5 Okt 2026 | 06:55 WIB

Rusia Minta Diplomat Asing Tinggalkan Ibu Kota Ukraina

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 06:50 WIB

Korut Uji Rudal Jarak Menengah Berteknologi AI

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 06:35 WIB

PM Jepang Marah ke AS Usai Marinir Diduga Bunuh Perempuan

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 06:10 WIB

Kebakaran Di Machu Picchu Tewaskan Satu Orang

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 06:08 WIB
Load More
x|close