Mendagri Siapkan Penanganan Prioritas Gempa NTT

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Agu 2026, 13:10
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung penanganan dampak gempa di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), sekaligus mengevaluasi kebutuhan pemulihan di wilayah tersebut.

Kunjungan itu dilakukan untuk melihat kondisi sejumlah titik terdampak, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan dasar bagi masyarakat. Tito juga berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar kebutuhan di lapangan dapat segera ditangani.

“Untuk bahan kita melakukan evaluasi dengan semua tim, dengan kementerian-kementerian, Kepala BNPB, jadi kita tahu titik mana yang memerlukan apa, mana yang rusak jalannya, otomatis Menteri PU (segera perbaiki),” kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Saat berada di Kabupaten Manggarai Timur, Tito turut menemukan persoalan pada layanan kelistrikan. Sejumlah kecamatan di wilayah tersebut masih belum mendapatkan aliran listrik.

“Saya langsung menelepon Dirut PLN, timnya turun langsung,” ujarnya.

Baca JugaMendagri Siapkan Penanganan Prioritas Gempa NTT

Tito menegaskan keselamatan masyarakat menjadi fokus utama dalam penanganan awal bencana. Warga yang mengalami sakit harus segera mendapatkan pengobatan. Kebutuhan pokok masyarakat terdampak juga perlu dipenuhi.

“Prioritas utama, evakuasi dan menolong korban, dan memulihkan infrastruktur dasar … listrik, internet, komunikasi ya, kemudian jalan, akses, harus dibuka,” kata Mendagri dengan tegas.

Menurut Tito, pemerintah perlu mengutamakan pemulihan fasilitas yang paling dibutuhkan masyarakat. Perbaikan akses transportasi, termasuk jembatan, serta penyediaan air minum menjadi bagian dari kebutuhan dasar yang harus segera dipastikan.

Penanganan dampak gempa, kata Tito, akan dilakukan dalam beberapa tahapan. Pemerintah terlebih dahulu menangani kebutuhan mendesak dan memulihkan layanan dasar. Setelah itu, proses penanganan berlanjut ke masa transisi sebelum memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca JugaPemerintah Kirim 253 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT hingga Hari Kelima

Pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, pemerintah akan menyesuaikan penanganan dengan tingkat kerusakan setiap infrastruktur. Langkah tersebut diperlukan agar perbaikan permanen dapat dilakukan sesuai kondisi di masing-masing wilayah.

“Jadi, ya, masyarakat sabar, perlu waktu. Yang penting kita semua turun, bekerja sama [pemerintah] pusat, daerah, dan masyarakat,” tuturnya.

(Sumber: Antara)

TERKINI

Load More

HIGHLIGHT

x|close