Mendagri Tito Serahkan Bantuan Korban Gempa di Waekokak NTT

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Agu 2026, 18:13
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyalurkan santunan duka cita kepada para ahli waris korban jiwa akibat musibah gempa bumi di Desa Waekokak, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung saat Mendagri meninjau lokasi posko pengungsian di Kecamatan Aesesa pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Kemendagri memberikan tali asih sebesar Rp15 juta untuk setiap keluarga korban meninggal dunia.

"Pada kesempatan ini kami juga ini memberikan tali asih kepada warga yang keluarganya wafat, meninggal dunia. Nanti biasa dari Kementerian Sosial ada juga bantuan yang nilainya Rp15 juta, tapi ini khusus dari Kementerian Dalam Negeri kami juga memberikan dengan angka yang sama Rp15 juta," kata Mendagri dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Selama peninjauan, Tito berdialog langsung dengan warga lokal guna mendengarkan aspirasi serta menghimpun data terkait kebutuhan mendesak di pengungsian.

Selain santunan duka, Mendagri turut menyerahkan dana bantuan senilai Rp100 juta kepada Kepala Desa Waekokak untuk menopang kebutuhan darurat warga setempat.

Pemerintah pusat terus menggenjot penyaluran logistik utama, meliputi pasokan sembako tambahan, ketersediaan air bersih, pemenuhan tenda pengungsian, hingga selimut. Mendagri juga menanggapi keluhan warga terkait rusaknya infrastruktur pertanian di wilayah tersebut.

"Dan yang terakhir tadi adalah irigasi. Irigasi mungkin kalau tadi disampaikan ada 100 hektare irigasinya ada yang patah, saya akan sampaikan ini segera kepada Menteri Pertanian," ungkapnya.

Guna mengatasi kendala irigasi persawahan yang terputus, Tito mendorong penggunaan skema bantuan pompanisasi dari Kementerian Pertanian (Kementan) agar pasokan air ke lahan pertanian warga tetap terjaga.

"Sehingga airnya bisa mengaliri sawah-sawah itu yang saya sarankan nanti kepada Menteri Pertanian," tutur Mendagri.

Agenda peninjauan pemulihan pascabencana ini turut didampingi oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Nagekeo Imanuel Ndun serta Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA.

(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close