Satu Kapal Tanker Minyak Meledak Saat Coba Melintasi Selat Hormuz

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jul 2026, 14:28
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang berlabuh di Teluk Oman, lepas pantai Muscat, Oman, pada Sabtu, 21 Juni 2026, saat mereka bersiap untuk melintasi Selat Hormuz yang sangat penting. Lalu lintas maritim di sepanjang koridor perd Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang berlabuh di Teluk Oman, lepas pantai Muscat, Oman, pada Sabtu, 21 Juni 2026, saat mereka bersiap untuk melintasi Selat Hormuz yang sangat penting. Lalu lintas maritim di sepanjang koridor perd (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyebut tiga tanker minyak yang mencoba melewati kawasan Selat Hormuz yang diduga telah dipasangi ranjau mengalami insiden. IRGC menyatakan satu dari tiga kapal tersebut meledak, sementara dua lainnya berbalik arah.

"Tiga tanker minyak dukungan Amerika Serikat mencoba melintasi rute yang telah dipasangi ranjau di sebelah selatan Selat Hormuz. Setelah salah satu kapal tanker itu meledak dan terbakar, dua kapal lainnya segera berbalik arah dan mundur," kata IRGC seperti dikutip Press TV, Kamis, 23 Juli 2026.

IRGC menegaskan pihaknya tidak memberikan izin bagi kapal tanker minyak untuk masuk maupun keluar melalui jalur tersebut.

Baca JugaIRGC Klaim Dua Tanker Minyak Meledak di Selat Hormuz

"Setiap kapal, yang terjebak dalam tipu daya Amerika dan mencoba melintas tanpa koordinasi dengan Republik Islam Iran, akan menemui nasib yang sama," tegas IRGC.

Sebelumnya, Rabu, 22 Juli 2026, Juru Bicara IRGC Hossein Mohebbi menyampaikan bahwa jalur selatan Selat Hormuz telah dipasangi ranjau.

Baca JugaIRGC Klaim Paksa Kapal Tanker AS Mundur dari Dekat Selat Hormuz

"Jalur selatan Selat Hormuz yang telah dipasangi ranjau akan menghancurkan investasi Anda. Jangan terjebak oleh tipu daya Amerika Serikat," kata Mohebbi.

Pada hari yang sama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga mengeluarkan ancaman akan menghancurkan satu jembatan atau pembangkit listrik di Iran, termasuk wilayah Teheran, setiap kali Iran melakukan serangan terhadap kapal yang melintas di Selat Hormuz.

(Sumber: Antara)

x|close