Biaya Perang AS Melawan Iran Tembus Rp671 Triliun, Pentagon Minta Tambahan Dana

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jul 2026, 14:18
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Gedung Pentagon dilihat dari pesawat terbang di atas Washington, D.C., Amerika Serikat, Rabu, 19 Febuari 2020. Gedung Pentagon dilihat dari pesawat terbang di atas Washington, D.C., Amerika Serikat, Rabu, 19 Febuari 2020. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Pentagon memperkirakan biaya perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran telah mencapai 37,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp671 triliun. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyampaikan angka tersebut saat pemerintah Presiden Donald Trump tengah berupaya mendapatkan tambahan pendanaan untuk mendukung konflik tersebut.

Hegseth menyebut tambahan anggaran untuk perang melawan Iran menjadi kebutuhan mendesak. Pernyataan itu disampaikan dalam sidang dengar pendapat anggaran Senat AS pada Selasa, 21 Juli 2026.

"Tanpa pendanaan tersebut, kita menghadapi kondisi kekurangan yang genting," tegas Hegseth.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika anggota parlemen dari Partai Republik mendorong Kongres AS untuk menyetujui proposal anggaran pertahanan senilai 1,5 triliun dolar AS yang diajukan Presiden Donald Trump.

Baca JugaIRGC Klaim Perang Fasilitas Pendukung Kapal Induk AS di Oman

Sebelumnya pada Juni, Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih Russell Vought menyebut perang melawan Iran telah menghabiskan sekitar 30 miliar dolar AS dari dana pembayar pajak Amerika Serikat.

Dalam sidang tersebut, Hegseth juga mendapat pertanyaan terkait laporan yang menyebut Pentagon menunda pengungkapan jumlah korban luka dari pihak militer AS akibat pertempuran terbaru dengan Iran.

Baca JugaKorban Perang Rusia-Ukraina Tembus 2 Juta Jiwa

Berdasarkan informasi dari Pentagon, hampir 100 tentara AS dilaporkan mengalami luka-luka sejak 7 Juli.

(Sumber: Antara)

x|close