IRGC Klaim Perang Fasilitas Pendukung Kapal Induk AS di Oman

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jul 2026, 12:35
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Logo IRGC. Logo IRGC. (Antara)

Ntvnews.id, Teheran - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengklaim telah melancarkan serangan terhadap pusat dukungan logistik dan fasilitas pengisian bahan bakar yang melayani kapal induk Amerika Serikat di Pelabuhan Duqm, Oman. Aksi tersebut disebut sebagai fase ketiga dari serangan balasan Iran atas operasi militer terbaru Amerika Serikat.

Dalam pernyataan yang dimuat Sepah News pada Minggu, 12 Juli 2026, IRGC menyebut Angkatan Udaranya telah melakukan "serangan berat dan mengejutkan" terhadap "pusat dukungan logistik bagi Angkatan Laut dan platform pengisian bahan bakar kapal induk AS di Pelabuhan Duqm, Oman".

IRGC menyatakan operasi itu merupakan respons atas serangan mematikan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran.

Dalam pernyataannya, IRGC juga menyebut prosesi pemakaman pemimpin besar Iran Ali Khamenei yang dihadiri puluhan juta orang mencerminkan persatuan bangsa Iran sekaligus keberanian para pejuangnya.

Baca JugaIRGC Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Kuwait sebagai Balasan Serangan dekat Bandar Abbas

Pernyataan tersebut ditutup dengan kutipan ayat Al Quran, "Kemenangan hanyalah milik Allah semata, yang Maha Esa, dan Maha Bijaksana".

Klaim itu disampaikan setelah militer Amerika Serikat melanjutkan operasi militernya di wilayah selatan Iran sebagai respons atas penutupan kembali Selat Hormuz oleh Angkatan Laut IRGC.

Selain itu, IRGC mengklaim telah melumpuhkan kapal kedua yang dinilai melanggar ketentuan di Selat Hormuz melalui operasi militer balasan.

Menurut pernyataan Departemen Hubungan Masyarakat IRGC pada Minggu, tindakan tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat terhadap markas militer Iran yang berada di kawasan pesisir.

Baca JugaIRGC klaim hancurkan delapan fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain

IRGC juga mengklaim fase kedua serangan balasannya, berupa peluncuran rudal balistik ke Pangkalan Udara Al Udeid milik Amerika Serikat di Qatar, telah menghantam markas pusat perbaikan dan perawatan pesawat tempur serta fasilitas kendali.

Iran turut memperingatkan bahwa setiap kelanjutan serangan dari Amerika Serikat maupun Israel akan dibalas dengan aksi militer yang lebih kuat.

(Sumber: Antara)

 
 
x|close