Ntvnews.id, Taheran - Serangan udara Amerika Serikat (AS) ke wilayah Iran pada Sabtu, 11 Juli 2026 malam waktu setempat dilaporkan menewaskan seorang personel Angkatan Laut Iran. Insiden tersebut terjadi di tengah kembali memanasnya konflik antara kedua negara.
Media Iran, Mehr dan Tasnim, melaporkan korban tewas adalah Letnan Hamidreza Dehghani, anggota Angkatan Laut Angkatan Bersenjata Iran.
"Letnan Hamidreza Dehghani, personel Angkatan Laut Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran, gugur sebagai syahid dalam serangan kriminal dan teroris yang dilancarkan Amerika Serikat semalam terhadap Pelabuhan Jask," demikian laporan Mehr dan Tasnim mengutip seorang pejabat setempat.
Baca Juga: AS Lancarkan Gelombang Ketiga Serangan ke Iran Usai Insiden Kapal di Selat Hormuz
Serangan itu dilaporkan menghantam Pelabuhan Jask yang berada di wilayah selatan Iran. Hingga saat ini, pemerintah Amerika Serikat belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan mengenai korban jiwa tersebut.
Di saat bersamaan, sirene peringatan dan status darurat diberlakukan di sejumlah negara kawasan Teluk menyusul kembali terjadinya saling serang antara Iran dan Amerika Serikat.
Eskalasi terbaru pecah setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menembaki sebuah kapal kontainer yang disebut melanggar jalur pelayaran yang telah ditetapkan, serta kembali menutup Selat Hormuz.
Ilustrasi - Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat menghentikan serangan terhadap satu sama lain (Antara)