Ledakan Terjadi di Tasikmalaya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jul 2026, 03:49
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Garis polisi terpasang di tempat kos korban setelah pihak Kepolisian Daerah Jawa Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Cileunyi, Kabupaten Bandung, pada Selasa, 23 Juni 2026. Garis polisi terpasang di tempat kos korban setelah pihak Kepolisian Daerah Jawa Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Cileunyi, Kabupaten Bandung, pada Selasa, 23 Juni 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kota Tasikmalaya mendadak gempar dengan terdengarnya ledakan. Dikutip dari Infotasik, ledakan itu dipicu untuk kisruh antar pedagang kaki lima.

Kawasan olahraga Dadaha, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya mencekam setelah suara ledakan keras terdengar pada Sabtu malam (11/7/2026). Insiden yang terjadi sekitar pukul 23.00 WIB ini diduga berasal dari bom rakitan yang dipicu oleh perselisihan antar pedagang kaki lima (PKL).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, ketegangan bermula saat seorang pedagang tahu gejrot berinisial E, yang diduga di bawah pengaruh minuman keras, memarahi kakak dari pedagang jagung berinisial S tanpa alasan jelas. Seorang saksi berinisial SF (48) sempat mencoba melerai dengan membawa E menjauh dari jalan utama guna menghindari keributan yang lebih luas.

Namun, situasi kembali memanas ketika AAS (28), penjual es teh jumbo sekaligus saudara S, datang dan memaki E. AAS diketahui merupakan mantan narapidana terorisme (eks napiter). Saat SF berupaya menenangkan AAS agar tidak terjadi kontak fisik, sebuah ledakan keras tiba-tiba muncul dari arah belakang posisi saksi berdiri.

Ledakan tersebut memicu kepanikan di lokasi, meski kondisi saat itu relatif sepi pengunjung karena sudah larut malam. Sejauh ini, otoritas terkait belum melaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa tersebut.

x|close