Surat Kabar Iran Rilis Daftar Target Balas Dendam, Ada Trump hingga Macron

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jul 2026, 11:35
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Papan reklame yang menampilkan mendiang mantan pemimpin Iran Ali Khamenei dan putranya, Mojtaba Khamenei, yang tewas dalam serangan AS dan Israel (28/2) terlihat dipasang di jalan raya Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon, Selasa, 21 Papan reklame yang menampilkan mendiang mantan pemimpin Iran Ali Khamenei dan putranya, Mojtaba Khamenei, yang tewas dalam serangan AS dan Israel (28/2) terlihat dipasang di jalan raya Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon, Selasa, 21 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah surat kabar konservatif di Iran menerbitkan daftar tokoh asing yang disebut sebagai target pembalasan atas tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Daftar tersebut memuat nama sejumlah pemimpin Amerika Serikat, Israel, hingga negara-negara Eropa.

Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu, yang menjadi hari pertama pecahnya perang di Timur Tengah. Sejak itu, putranya yang juga disebut sebagai penerusnya, Mojtaba Khamenei, menegaskan bahwa Iran akan melakukan pembalasan.

Dalam pesan pertamanya sejak pemakaman sang ayah yang disampaikan pada Sabtu (11/7), Mojtaba menegaskan bahwa tuntutan balas dendam merupakan kehendak rakyat Iran.

"Pembalasan dendam adalah kehendak bangsa kita dan harus dilaksanakan," kata Mojtaba pada hari Sabtu (11/7) lalu dalam pesan pertamanya sejak pemakaman ayahnya minggu ini.

Mojtaba juga melontarkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kematian Ayatollah Ali Khamenei.

"Para penjahat ini, yang namanya tercantum dalam daftar, akan membawa ke liang kubur mereka keinginan untuk mati dengan tenang di tempat tidur mereka," imbuh Mojtaba, dilansir kantor berita AFP, Senin (13/7/2026).

Baca Juga: KemenPPPA Kawal Penanganan Kasus Dugaan Pemerkosaan Terhadap Anak di Sampang

Sejalan dengan pernyataan tersebut, surat kabar Hamshahri yang diterbitkan pemerintah kota Teheran memuat sebuah infografis pada Sabtu malam. Infografis itu menampilkan foto 13 pemimpin asing disertai kutipan pernyataan Mojtaba mengenai rencana pembalasan.

Meski demikian, Mojtaba dalam pesannya hanya menyebut bahwa Iran telah menyusun daftar individu yang menjadi target tanpa mengungkap identitas mereka. Hingga kini juga belum ada indikasi bahwa daftar yang diterbitkan Hamshahri merupakan daftar resmi yang mendapat pengesahan dari pemerintah Iran.

Nama Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi salah satu tokoh yang tercantum dalam infografis tersebut. Selain Trump, daftar itu juga memuat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

Tak hanya itu, sejumlah pejabat tinggi Amerika Serikat lainnya juga masuk dalam daftar, yakni Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Dari kawasan Eropa, nama Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, serta Kanselir Jerman Friedrich Merz juga ikut dicantumkan.

Namun, infografis yang beredar pada Sabtu malam tersebut tidak kembali dimuat dalam edisi cetak Hamshahri yang terbit pada Minggu.

Selama berlangsungnya perang, Iran berulang kali menuduh sejumlah negara Eropa tidak mengecam serangan yang terjadi di wilayahnya. Teheran juga menuding negara-negara tersebut turut terlibat karena mengizinkan pesawat-pesawat militer Amerika Serikat melintasi wilayah udara mereka.

x|close