Ntvnews.id, Istanbul - Sejumlah ledakan dilaporkan terjadi di beberapa wilayah selatan Iran pada Senin, 13 Juli 2026 pagi, berdasarkan laporan media setempat.
Stasiun televisi pemerintah IRIB menyebut ledakan terdengar di Bandar Abbas, Sirik, Pulau Qeshm, dan Jask yang berada di Provinsi Hormozgan.
Laporan serupa juga disampaikan Kantor Berita Mehr yang mengabarkan adanya ledakan di Kota Bushehr dan Kangan di bagian selatan Iran.
Meski demikian, otoritas Provinsi Hormozgan menyatakan belum ada laporan mengenai korban sipil akibat serangan terbaru tersebut.
Baca Juga: AS Kembali Serang Iran, Ledakan Guncang Sejumlah Kota
Di sisi lain, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan telah melancarkan serangan lanjutan ke wilayah Iran. Menurut CENTCOM, operasi tersebut dilakukan untuk semakin melemahkan kemampuan Teheran dalam melancarkan serangan terhadap pelaut sipil dan kapal-kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat dalam beberapa hari terakhir menyusul aksi saling serang antara Amerika Serikat dan Iran.
Baca Juga: Geger Ledakan di Qatar Tewaskan 13 Orang
Sebelumnya, pada Minggu, 12 Juli 2026, Iran menyatakan telah menyerang sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di Kuwait, Bahrain, Qatar, Yordania, dan Oman. Serangan itu disebut sebagai balasan atas operasi militer Amerika Serikat yang menargetkan sejumlah sasaran di wilayah Iran.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Sejumlah lokasi serangan militer Amerika Serikat di sepanjang pesisir selatan Iran pada 8 dan 9 Juli 2026. (Antara)