IRGC Klaim Dua Tanker Minyak Meledak di Selat Hormuz

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Jul 2026, 15:44
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang berlabuh di Teluk Oman, lepas pantai Muscat, Oman, pada Sabtu, 21 Juni 2026, saat mereka bersiap untuk melintasi Selat Hormuz yang sangat penting. Lalu lintas maritim di sepanjang koridor perd Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang berlabuh di Teluk Oman, lepas pantai Muscat, Oman, pada Sabtu, 21 Juni 2026, saat mereka bersiap untuk melintasi Selat Hormuz yang sangat penting. Lalu lintas maritim di sepanjang koridor perd (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Senin, 20 Juli 2026 dini hari menyatakan dua tanker minyak yang berusaha melintasi "jalur tak aman" di sebelah selatan Selat Hormuz mengalami ledakan dan tidak dapat melanjutkan pelayarannya.

IRGC menyebut kedua kapal tersebut mencoba melewati jalur itu dalam kondisi berada di bawah "tekanan dan paksaan" dari militer Amerika Serikat.

Dalam pernyataannya, Iran kembali memperingatkan bahwa selama "agresi AS terus berlanjut di kawasan tersebut, maka jalur itu tidak akan aman untuk pengiriman pupuk, minyak, atau gas."

IRGC juga menyatakan militer Amerika Serikat harus bersiap menghadapi pembalasan atas tindakan ilegal dan melanggar hukum tersebut.

Baca JugaIRGC Klaim Paksa Kapal Tanker AS Mundur dari Dekat Selat Hormuz

Sebelumnya, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan adanya kapal yang terbakar sekitar delapan mil laut di barat laut Kumzar, Oman. Namun, penyebab kebakaran tersebut masih belum diverifikasi.

Ketegangan regional semakin meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada Februari lalu. Iran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah aset-aset milik Amerika Serikat.

Amerika Serikat dan Iran sebelumnya sempat menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri konflik dan mencapai perdamaian jangka panjang.

Baca JugaIRGC Iran Sebut 23 Kapal Melintasi Selat Hormuz di Bawah Pengawasan Mereka

Namun, ketegangan kembali meningkat pada pekan lalu akibat perselisihan terkait Selat Hormuz hingga memicu aksi saling serang antara kedua negara.

(Sumber: Antara)
x|close