Iran Minta Houthi Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Pembangkit Listriknya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jul 2026, 14:40
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Foto yang diambil dengan telepon seluler, menunjukkan kapal-kapal dagang yang terdampar di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, 29 Mei 2026 Foto yang diambil dengan telepon seluler, menunjukkan kapal-kapal dagang yang terdampar di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, 29 Mei 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Teheran - Iran dilaporkan meminta kelompok Houthi di Yaman untuk bersiap menutup Selat Bab el-Mandeb apabila Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap pembangkit listrik milik Iran. Informasi tersebut dilaporkan Reuters pada Kamis, 16 Juli 2026.

Berdasarkan laporan Reuters yang mengutip tiga sumber, terdiri atas dua pejabat senior Iran dan satu sumber regional yang mengetahui perkembangan tersebut, rencana penutupan selat itu telah menjadi pembahasan di tingkat kepemimpinan Iran dan telah disampaikan kepada kelompok Houthi.

Reuters juga mengutip seorang sumber yang dekat dengan Houthi yang menyebutkan bahwa kelompok tersebut telah menyelesaikan berbagai persiapan untuk menyerang kapal-kapal yang melintasi Selat Bab el-Mandeb. Persiapan itu dilakukan dengan menempatkan rudal dan drone di sekitar selat yang menjadi pintu masuk menuju Laut Merah sekaligus jalur penting distribusi energi dunia.

Baca Juga: Mencekam! Houthi Yaman Serang Bandara Abha Arab Saudi

Sumber yang sama menambahkan bahwa keputusan mengenai waktu penutupan Selat Bab el-Mandeb akan ditentukan oleh sejumlah perwakilan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolution Guard Corps/IRGC) Iran yang saat ini berada di Yaman.

Dalam beberapa hari terakhir, militer AS telah melancarkan sejumlah gelombang serangan terhadap Iran. Washington mengeklaim langkah tersebut merupakan respons atas tindakan angkatan bersenjata Iran yang menargetkan kapal-kapal di Selat Hormuz serta bertujuan mengurangi kemampuan Iran dalam mengancam jalur pelayaran komersial.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangkaian serangan menggunakan rudal dan drone yang menyasar pangkalan serta fasilitas militer AS di kawasan tersebut.

(Sumber: Antara)

 

x|close