Ntvnews.id, Jakarta - Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua raksasa sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Duel ini diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan tim dengan karakter permainan yang bertolak belakang.
Sejumlah analisis menjagokan Spanyol untuk mengangkat trofi berkat performa yang konsisten sepanjang turnamen. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil impresif dengan lini pertahanan yang sangat kokoh, hanya kebobolan satu gol hingga melaju ke partai puncak.
Di sisi lain, Argentina datang dengan kekuatan utama di sektor serangan. Tim besutan Lionel Scaloni menjadi tim paling produktif sepanjang Piala Dunia 2026 dan kembali mengandalkan pengalaman serta kepemimpinan Lionel Messi dalam laga-laga besar.
Berdasarkan simulasi Superkomputer Opta, Spanyol memiliki peluang menang sebesar 59,46 persen, sementara Argentina berada di angka 40,54 persen. Prediksi serupa juga disampaikan sejumlah media internasional yang mayoritas memperkirakan La Roja menang dengan skor tipis 2-1 atau 2-0.
Baca Juga: Frank dan Fritz Hutapea Sentil Aspri Hotman Paris, Singgung Perkara Hukum hingga Benny Jannah
Meski demikian, Argentina dinilai tetap memiliki peluang besar untuk mempertahankan gelar. Mental juara yang ditunjukkan sepanjang turnamen, termasuk beberapa kali bangkit dari situasi tertinggal, menjadi modal penting bagi La Albiceleste menghadapi laga final.
Pakar sepak bola BBC Sport, Chris Sutton, menilai Argentina memang bukan generasi terbaik yang pernah mereka miliki, tetapi memiliki daya juang luar biasa.
"Saya sudah beberapa kali melihat Argentina di turnamen ini. Dibandingkan tim-tim Argentina sebelumnya, ini bukan skuad yang paling istimewa. Namun, mereka punya daya juang dan agresivitas yang luar biasa. Mereka akan memberikan segalanya untuk menghadapi Spanyol, dan tentu saja mereka masih memiliki Lionel Messi," ujar Sutton.
Walaupun Spanyol lebih banyak diunggulkan berdasarkan statistik dan performa selama turnamen, banyak pengamat sepakat hasil final tetap sulit diprediksi. Pengalaman Argentina di pertandingan besar serta faktor Lionel Messi membuat peluang juara masih terbuka bagi kedua tim.
Kapten timnas Argentina Lionel Messi (IG TIMNAS ARGENTINA)