Ntvnews.id, Teheran - Ribuan warga Iran memadati jalan-jalan di Ibu Kota Teheran untuk mengikuti prosesi pemakaman mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel.
Berdasarkan laporan koresponden RIA Novosti, pada Senin pagi, masyarakat mulai berdatangan ke sejumlah titik yang telah ditetapkan di sepanjang rute utama yang melintasi kawasan Damavand, Azadi, hingga Enqelab.
Arus pelayat kemudian terpusat di Alun-Alun Enqelab, lokasi berdirinya monumen berbentuk kepalan tangan kiri Ali Khamenei. Monumen tersebut dibuat karena tangan kanan Khamenei mengalami kelumpuhan akibat upaya pembunuhan yang pernah dialaminya.
Kepalan tangan itu menjadi lambang duka sekaligus simbol perlawanan Iran terhadap agresi Amerika Serikat dan Israel.
Baca Juga: Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dimulai, Iring-iringan Jenazah Berlangsung hingga 12 Jam
Di sepanjang prosesi, para pelayat membawa poster dan bendera bergambar tangan mengepal. Mereka juga mengenakan kaos serta lencana peringatan untuk mengenang Ali Khamenei.
Selain mengibarkan bendera Iran, masyarakat turut membawa potret Ali Khamenei bersama putranya, Mojtaba Khamenei, yang kini telah menggantikannya sebagai pemimpin tertinggi Iran.
Selama iring-iringan berlangsung, massa meneriakkan slogan anti-Israel dan anti-Amerika Serikat, serta menyatakan tekad untuk membalas kematian pemimpin tertinggi mereka.
Sejumlah seruan juga diarahkan kepada Reza Pahlavi, putra Shah Mohammad Reza Pahlavi, setelah ia menyampaikan dukungan terhadap serangan Amerika Serikat ke Iran.
Sebagai bentuk solidaritas terhadap sekutu mereka, warga Iran turut membentangkan spanduk yang berisi dukungan bagi Lebanon dan Gaza.
Rangkaian prosesi pemakaman juga dijadwalkan berlangsung di Kota Qom pada Selasa, 7 Juli 2026. Selanjutnya, pada Rabu, 8 Juli 2026, jenazah Ali Khamenei akan dibawa ke sejumlah kota di Irak, yakni Baghdad, Najaf, dan Karbala. Setelah itu, jenazah akan dipulangkan ke kota kelahirannya di Mashhad untuk dimakamkan pada Kamis, 9 Juli 2026.
Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Seusai wafatnya Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru. Meski demikian, hingga kini Mojtaba belum muncul di hadapan publik sejak pengangkatannya. Ia hanya menyampaikan beberapa pernyataan yang dipublikasikan melalui media resmi Iran.
(Sumber: Antara)
Para pelayat menghadiri upacara pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei dan anggota keluarganya yang tewas dalam serangan AS-Israel di Teheran, Iran, pada Senin, 6 Juli 2026 (Antara)