Ntvnews.id, Cirebon - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i mengatakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkomitmen meningkatkan kualitas fasilitas madrasah melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Program tersebut ditujukan untuk menghadirkan sarana pendidikan yang lebih layak dan mendukung proses belajar mengajar.
"Niat Bapak Presiden sangat mulia, yakni menghadirkan madrasah yang lebih baik, baik dari sisi bangunan maupun kelengkapan fasilitasnya,” kata Wamenag Romo Muhammad Syafi'i dalam keterangan yang diterima di Cirebon, Jawa Barat, Senin, 6 Juli 2026.
Menurut Syafi'i, pembenahan infrastruktur madrasah merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan representatif bagi para siswa.
Untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana, Wamenag meninjau langsung proses renovasi dan rehabilitasi di MTs Negeri 9 Cirebon pada Minggu, 5 Juli 2026.
Baca Juga: Wamenag Sebut Perpres Ditjen Pesantren Sudah Ditandatangani
Ia menegaskan, keberhasilan program tidak hanya dinilai dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan oleh seluruh warga madrasah.
“Dengan lingkungan belajar yang nyaman, kami berharap semangat belajar siswa juga semakin meningkat," kata Wamenag Romo Muhammad Syafi'i.
Syafi'i menilai setiap anggaran negara harus menghasilkan bangunan yang berkualitas. Karena itu, seluruh tahapan pembangunan harus mengikuti tujuan program serta ketentuan teknis yang telah ditetapkan.
Ia menjelaskan, progres renovasi di MTs Negeri 9 Cirebon secara umum berjalan baik. Meski demikian, masih ada beberapa pekerjaan yang perlu diselesaikan, seperti pemasangan pintu, jendela, serta penataan area di sekitar bangunan.
Baca Juga: Wamenag Targetkan 2027 Seluruh Guru di Bawah Kemenag Bergaji di Atas Rp2 Juta
Penyempurnaan tersebut, lanjutnya, akan dikoordinasikan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) agar hasil pembangunan sesuai standar yang telah ditentukan.
Dalam kunjungan itu, Wamenag juga memberikan apresiasi kepada kepala madrasah, para guru, dan tenaga kependidikan yang tetap mengawasi jalannya pembangunan meski berlangsung saat masa libur sekolah.
Ia mengatakan komitmen seluruh warga madrasah menjadi faktor penting agar layanan pendidikan tetap berjalan selama proses renovasi.
"Kementerian Agama (Kemenag) akan terus mendampingi madrasah. Jika terdapat kendala yang memengaruhi layanan pendidikan, segera sampaikan melalui Kantor Kemenag agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Wamenag Romo Muhammad Syafi'i.
Selain mengawasi kualitas pembangunan, Wamenag mengajak seluruh warga madrasah untuk membiasakan budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan, kerapian, dan keindahan lingkungan sekolah sehingga hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Kementerian Agama juga akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat guna memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan mampu meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.
(Sumber: Antara)
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi'i (dua dari kanan) saat meninjau progres pelaksanaan program PHTC di MTs Negeri 9 Cirebon, Jawa Barat. (Antara)