Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan pidato dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan AS dengan melontarkan kritik keras terhadap komunisme. Dalam pidatonya, Trump menyebut komunisme sebagai ideologi yang gagal dan tidak akan pernah mendapat tempat di Amerika Serikat.
Pidato tersebut disampaikan Trump dalam acara "Salute to America 250" yang digelar di National Mall, Washington, DC, pada Sabtu, 4 Juli 2026 waktu setempat. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan pernah berubah menjadi negara komunis.
"Amerika tidak akan pernah menjadi negara komunis. Tidak akan terjadi. Komunisme adalah pecundang (loser) dan akan selalu begitu," ujar Trump dilansir dari CNN, Senin, 6 Juli 2026.
Trump kemudian menambahkan bahwa sistem komunis bertolak belakang dengan nilai-nilai yang dianut Amerika Serikat dan menurutnya telah terbukti tidak berhasil.
"Sistem komunis adalah kebalikan dari sistem Amerika dan sistem komunis tidak pernah berhasil," lanjutnya.
Baca Juga: Trump Tegaskan Kesiapan Bantu Akhiri Perang Ukraina Saat Berbicara dengan Putin
Lebih lanjut, Trump mengatakan bahwa para prajurit Amerika Serikat telah berjuang melawan komunisme di berbagai medan pertempuran dunia. Menurut dia, perjuangan tersebut dilakukan agar ideologi tersebut tidak berkembang di dalam negeri.
"Pejuang kita tidak melawan komunisme di medan perang di seluruh dunia hanya untuk membiarkan ancaman itu muncul kembali di sini, di Amerika," katanya.
Dalam pidatonya, Trump juga mengibaratkan komunisme sebagai penyakit berbahaya yang harus segera ditangani sebelum menyebar lebih luas.
"Ini seperti kanker. Anda harus memotongnya. Anda harus memotongnya dengan cepat," katanya.
Pidato Trump tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat yang tahun ini sekaligus menandai peringatan 250 tahun berdirinya negara tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Antara)