Ukraina Serang Penyimpanan Minyak Strategis di St Petersburg Rusia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Jul 2026, 06:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Harga Minyak Mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) bulan April sebesar USD87,61 perbarel. Harga Minyak Mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) bulan April sebesar USD87,61 perbarel.

Ntvnews.id, Kyiv - Ukraina melancarkan serangan terhadap terminal minyak utama di St Petersburg, kota terbesar kedua di Rusia. Serangan tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai bagian dari upaya untuk melemahkan kemampuan perang Moskow.

Dilansir dari BBC, Senin, 6 Juli 2026, Zelensky menyebut fasilitas minyak yang menjadi sasaran serangan itu sebagai "infrastruktur kunci yang menghasilkan pendapatan untuk perang Rusia". Selain itu, pihak Ukraina juga mengklaim bahwa pangkalan angkatan laut utama Rusia di wilayah tersebut turut menjadi target serangan.

Sementara itu, Gubernur St Petersburg Aleksandr Beglov mengonfirmasi bahwa kota tersebut mengalami serangan drone dalam skala besar. Ia juga membenarkan bahwa terminal minyak tersebut terkena dampak serangan, meskipun tidak ada laporan korban jiwa.

Ukraina dalam beberapa waktu terakhir diketahui meningkatkan intensitas serangan drone jarak jauh terhadap berbagai fasilitas energi strategis Rusia. Serangan-serangan tersebut dilaporkan telah memicu gangguan pasokan bahan bakar di sejumlah wilayah Rusia.

Pemerintah Ukraina mengklaim bahwa hampir 43 persen kapasitas penyulingan minyak Rusia telah "dinonaktifkan". Namun, klaim tersebut hingga kini belum dapat diverifikasi secara independen.

Baca Juga: Korban Perang Rusia-Ukraina Tembus 2 Juta Jiwa

Kyiv menegaskan bahwa fasilitas minyak dan gas Rusia merupakan target militer yang sah karena Rusia sangat bergantung pada pendapatan ekspor bahan bakar fosil untuk membiayai operasi militernya.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya juga sempat menyampaikan pengakuan yang jarang dilakukan terkait terjadinya kekurangan bahan bakar akibat serangan yang dilancarkan Ukraina.

Pada Sabtu, 4 Juli 2026, Putin menandatangani undang-undang yang bertujuan memperkuat pasokan bahan bakar untuk pasar domestik Rusia. Langkah tersebut diambil di tengah meningkatnya tekanan terhadap sektor energi Rusia seiring intensifikasi serangan Ukraina terhadap wilayah-wilayah yang dikuasai Moskow.

Krisis pasokan bahan bakar di Rusia dilaporkan terus memburuk dalam beberapa pekan terakhir, sementara Ukraina terus memperluas serangan terhadap infrastruktur strategis yang dinilai mendukung operasi perang Rusia.

x|close