Ribuan Warga Israel Demo Tuntut PM Netanyahu Mundur

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jun 2026, 07:43
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di markas militer Kirya di Tel Aviv, Israel, 1 Maret 2026. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Minggu bahwa angkatan udara Israel menyerang Teheran dengan Arsip - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di markas militer Kirya di Tel Aviv, Israel, 1 Maret 2026. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Minggu bahwa angkatan udara Israel menyerang Teheran dengan (Antara)

Ntvnews.id, Tel Aviv - Gelombang unjuk rasa terjadi di sejumlah kota di Israel, termasuk Tel Aviv, untuk memprotes pemerintahan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu. Dalam aksi tersebut, para demonstran menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah sekaligus menuntut Netanyahu mundur dari jabatannya.

Sebagian peserta aksi juga menilai Netanyahu telah memperpanjang konflik tanpa arah politik yang jelas, sehingga memperburuk situasi keamanan di kawasan.

Mengutip laporan surat kabar berbahasa Ibrani, Haaretz, seperti dilansir dari Anadolu Agency, Selasa, 23 Juni 2026, ratusan warga Israel turun ke jalan dalam aksi protes yang digelar pada Sabtu, 20 Juni 2026 di berbagai lokasi. Demonstrasi tersebut secara terbuka ditujukan untuk menentang pemerintahan Netanyahu.

Dalam aksi utama yang berlangsung di Lapangan Habima, pusat Kota Tel Aviv, sekitar 1.000 orang dilaporkan ikut serta dalam unjuk rasa tersebut.

Aksi serupa juga terjadi di wilayah Yerusalem yang diduduki. Kepolisian Israel bahkan menyita pengeras suara yang digunakan para demonstran di Lapangan Paris, dekat kediaman Netanyahu, dengan alasan pencegahan kebisingan.

Salah satu demonstran, Carmit Palty Katzir, menyampaikan kritik keras terhadap kebijakan pemerintah. Ia memiliki latar belakang tragis, di mana ayahnya tewas dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, sementara ibu dan saudaranya sempat disandera sebelum akhirnya dibebaskan.

Katzir menyebut lebih dari 1.000 warga Israel telah tewas sejak Oktober 2023, disertai puluhan ribu korban luka fisik maupun psikologis akibat konflik yang berlangsung.

Dalam laporan Haaretz, Katzir juga menuduh Netanyahu telah memperpanjang perang demi kepentingan politik pribadi, yang ia sebut sebagai "keberlangsungan politik".

Baca Juga: AS Disebut Hubungi Oposisi Israel untuk Gulingkan Netanyahu

Di lokasi lain, mantan wakil kepala Dewan Keamanan Nasional Israel, Eran Etzion, yang ikut dalam demonstrasi di Haifa, memperingatkan massa agar berhati-hati terhadap seruan “persatuan nasional” menjelang pemilu.

Menurut Etzion, narasi tersebut kerap digunakan untuk membungkam perbedaan pendapat dan mengaburkan dinamika politik yang ada.

Aksi protes tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga meluas ke berbagai wilayah seperti Karkur, Afula, Rosh Pina, Nahariya, hingga Beersheba di bagian selatan Israel.

Maraknya demonstrasi ini mencerminkan meningkatnya ketegangan politik domestik, terutama terkait kebijakan pemerintahan Netanyahu serta situasi keamanan dan militer di kawasan.

Di tengah kondisi tersebut, Israel juga masih melanjutkan operasi militer di Lebanon dengan klaim menargetkan kelompok Hezbollah yang didukung Iran. Serangan itu tetap berlangsung meski terdapat kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat.

Sementara itu, pemerintah Israel menegaskan tidak terikat pada kesepakatan damai antara AS dan Iran yang mengatur penghentian konflik di berbagai front, termasuk Lebanon, sehingga eskalasi di kawasan masih berpotensi berlanjut.

TERKINI

Mayoritas Warga Israel Anggap Iran Menang dalam Konflik Lawan AS

Luar Negeri Selasa, 23 Jun 2026 | 07:45 WIB

Ribuan Warga Israel Demo Tuntut PM Netanyahu Mundur

Luar Negeri Selasa, 23 Jun 2026 | 07:43 WIB

Lagi Jogging, Pria Tiba-tiba Meninggal di Pantai Segara Wilis

Nasional Selasa, 23 Jun 2026 | 07:01 WIB

AS Sebut Iran Buka Akses ke Situs Nuklir

Luar Negeri Selasa, 23 Jun 2026 | 06:55 WIB

Geger Ledakan di Qatar Tewaskan 13 Orang

Luar Negeri Selasa, 23 Jun 2026 | 06:21 WIB

Anak 6 Tahun Ditemukan Tewas di Kolam Renang Bantul

Viral Selasa, 23 Jun 2026 | 06:21 WIB
Load More
x|close