Gedung Bapenda DKI Kebakaran, Pramono Pastikan Data Pajak Aman dan Layanan Tak Terganggu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Agu 2026, 14:49
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Gedung Bapenda DKI Kebakaran Gedung Bapenda DKI Kebakaran (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, dilanda kebakaran pada Jumat, 7 Agustus 2026 malam. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan pelayanan publik tetap berjalan.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 21.30 WIB dan melanda area lantai 11 hingga lantai 16. Petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api hingga seluruhnya padam sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Pramono mengapresiasi respons cepat petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta dalam menangani kebakaran tersebut.

"Alhamdulillah, berkat penanganan yang cepat dan sigap dari Damkar Dinas Gulkarmat DKI Jakarta dengan 37 unit pemadam kebakaran dan 185 personel, sejauh ini dinyatakan tidak ada korban jiwa,” ujar Pramono, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Gedung yang terbakar tersebut tidak hanya digunakan oleh Bapenda DKI Jakarta. Sejumlah perangkat daerah dan lembaga lain juga berkantor di lokasi tersebut.

Perangkat daerah yang menempati gedung antara lain Bapenda, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Perhubungan, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD), serta Bank Jakarta.

Secara keseluruhan, terdapat sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) yang menjalankan aktivitas perkantoran di gedung tersebut.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Pemprov DKI Jakarta juga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap sumber api dan memastikan kondisi bangunan setelah kejadian.

Pramono menambahkan, Gedung Dinas Teknis Bapenda di Jalan Abdul Muis tersebut telah memiliki perlindungan asuransi.

Meski kebakaran melanda sejumlah lantai gedung, Pramono memastikan data perpajakan milik Pemprov DKI Jakarta tetap aman.

Menurutnya, sistem data perpajakan telah memiliki pencadangan atau backup digital sehingga kebakaran tidak berdampak terhadap keamanan data maupun keberlangsungan layanan perpajakan.

Salah satu dampak kebakaran terjadi pada Traffic Management Control (TMC)/Intelligent Traffic Control System (ITCS) milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang berada di lantai 16.

Akibat ruangan tersebut terdampak kebakaran, pengaturan lampu lalu lintas yang sebelumnya dilakukan secara otomatis untuk sementara harus dialihkan ke sistem manual.

Untuk mencegah gangguan lalu lintas, Pramono telah menginstruksikan Dinas Perhubungan DKI Jakarta menambah personel di sejumlah titik.

Untuk memastikan pelayanan pemerintahan tetap berjalan, Pramono meminta seluruh ASN yang berkantor di gedung tersebut menyesuaikan pola kerja selama proses penanganan pascakebakaran.

ASN dapat menjalankan tugas melalui mekanisme Work From Home (WFH) secara bergantian. Selain itu, mereka juga dapat bekerja dari Suku Dinas Wilayah Kota maupun memanfaatkan aset milik Pemprov DKI Jakarta lainnya yang tersedia.

"Pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama kita. Masyarakat jangan khawatir, semua layanan akan tetap berjalan," kata Pramono.

HIGHLIGHT

x|close