Ntvnews.id, Jakarta - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan kembali berhasil menemukan sekaligus mengevakuasi satu jasad korban insiden kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8. Penemuan jasad tersebut diangkat langsung dari dalam badan kapal yang karam di perairan Laut Jawa pada Rabu siang, tepatnya pada pukul 11.20 WITA.
Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, melalui keterangannya di Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan pada Rabu, menyebutkan bahwa operasi pencarian ini melibatkan tim penyelam gabungan. Tim tersebut terdiri atas personel Basarnas Special Group (BSG), prajurit TNI Angkatan Laut, tim Jasalindo, serta berbagai unsur potensi SAR lainnya yang dikerahkan untuk melakukan penyelaman secara intensif di sekitar area badan kapal KM Virgo Transport 8.
“Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke KN SAR Pacitan untuk selanjutnya diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 menuju Lanud Sjamsudin Noor Banjarbaru,” ujarnya.
Setibanya di Pangkalan Udara (Lanud) Sjamsudin Noor, jenazah korban kecelakaan laut tersebut langsung dibawa menuju Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Banjarmasin. Pemindahan ini dilakukan agar tim medis dapat segera melaksanakan proses identifikasi jenazah secara komprehensif.
Terkait progres di lapangan, Syafii menjelaskan bahwa tahapan pencarian dan evakuasi masih terus digencarkan dengan mengerahkan kemampuan terbaik dari seluruh unsur SAR. Ia menekankan bahwa operasi ini tetap berjalan maksimal, meskipun kondisi cuaca, jarak pandang, dan arus di bawah air masih menjadi tantangan sekaligus kendala utama bagi para tim penyelam.
“Tim SAR akan terus berupaya melakukan pencarian hingga seluruh korban dapat ditemukan,” pungkas Syafii.
Baca Juga: Basarnas Perpanjang Operasi Pencarian KM Virgo Transport 8 Selama 7 Hari
Sebagai upaya memaksimalkan hasil, operasi SAR berskala besar ini masih terus dilanjutkan tanpa henti. Upaya pencarian tersebut mengintegrasikan kolaborasi solid dari berbagai unsur, meliputi personel Basarnas, pasukan BSG, prajurit TNI, anggota Polri, hingga relawan Potensi SAR lainnya yang bersiaga di lokasi.
Menyusul penemuan satu korban meninggal tersebut, Basarnas memberikan pembaruan data hingga Rabu pukul 12.00 WITA. Basarnas mengonfirmasi bahwa tercatat sebanyak 127 korban telah berhasil ditemukan, yang merangkum 108 orang dalam kondisi selamat dan 19 orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 116 korban lainnya masih dalam tahapan pencarian dari total keseluruhan 243 orang penumpang yang tercatat di dalam manifes pelayaran KM Virgo Transport 8.
Perlu dicatat bahwa rekapitulasi jumlah tersebut belum mengikutsertakan laporan temuan dari nelayan lokal terkait satu jasad korban meninggal dunia di perairan Kalimantan Tengah pada Selasa, 22 September lalu. Jasad tanpa identitas tersebut saat ini masih menjalani tahapan identifikasi di RS Bhayangkara Banjarmasin untuk memastikan apakah jenazah itu merupakan bagian dari korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 atau diakibatkan oleh insiden kelautan lainnya.
(Sumber: ANTARA)
KN SAR Kamajaya berangkat membawa 89 personel untuk melaksanakan operasi SAR hari kedelapan pada Minggu, 20 September 2026 setelah rapat evaluasi operasi hari ketujuh kecelakaan KM Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Sel (Antara)