PM Inggris Keir Starmer Dikabarkan Bakal Mundur Hari Ini

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Jun 2026, 05:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer berbicara pada konferensi pers di London, Inggris, 1 April 2026. Starmer mengatakan bahwa Inggris akan menjadi tuan rumah KTT internasional pekan ini tentang pemulihan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. ANTARA/Ha Perdana Menteri Inggris Keir Starmer berbicara pada konferensi pers di London, Inggris, 1 April 2026. Starmer mengatakan bahwa Inggris akan menjadi tuan rumah KTT internasional pekan ini tentang pemulihan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. ANTARA/Ha (Antara)

Ntvnews.id, London - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mengundurkan diri dari jabatannya dan kemungkinan akan mengumumkan keputusan tersebut pada Senin, 22 Juni 2026. Meski demikian, sumber pemerintah Inggris menegaskan bahwa Starmer hingga saat ini masih fokus menjalankan tugasnya sebagai kepala pemerintahan.

Dilansir dari Reuters, Senin, 22 Juni 2026, laporan mengenai kemungkinan pengunduran diri Starmer pertama kali mencuat melalui surat kabar Observer.

Tekanan terhadap posisi Starmer disebut terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Situasi tersebut semakin memanas pada Jumat, 19 Juni 2926 setelah rival politiknya, Andy Burnham, berhasil memenangkan kursi parlemen yang membuka peluang baginya untuk mengajukan tantangan resmi terhadap kepemimpinan Starmer di Partai Buruh.

Menurut laporan Observer, Starmer tengah membahas masa depannya bersama sang istri di kediaman resmi pedesaan Chequers sebelum mengambil keputusan final. Sejumlah tokoh senior Partai Buruh dikabarkan memperkirakan akan ada pernyataan resmi mengenai masa depan politik Starmer paling cepat pada Senin.

Namun demikian, sumber di lingkungan pemerintah Inggris membantah spekulasi bahwa pengunduran diri sudah diputuskan. Mereka menegaskan Starmer masih berkonsentrasi penuh pada pekerjaannya dan merujuk pada sejumlah pernyataan yang sebelumnya telah disampaikan sang perdana menteri.

Baca Juga: Ngeri! Tabrakan Kereta di Inggris, Masinis Meninggal dan 80 Orang Terluka

Pada Jumat lalu, Starmer menegaskan dirinya siap menghadapi setiap tantangan terhadap kepemimpinannya. Ia juga menyerukan kepada kader Partai Buruh agar tidak terjebak dalam konflik internal yang berpotensi merugikan partai.

Starmer memimpin Partai Buruh meraih kemenangan besar dalam pemilihan umum 2024. Namun, tingkat popularitasnya mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir setelah muncul berbagai kontroversi dan perubahan kebijakan yang memicu kekecewaan sebagian pemilih.

Sejumlah pengamat menilai sebagian masyarakat mulai meragukan kemampuan pemerintahannya dalam mewujudkan peningkatan taraf hidup yang sebelumnya dijanjikan saat kampanye.

Meski isu pengunduran diri terus menjadi sorotan, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari Starmer mengenai langkah yang akan diambil. Publik dan kalangan politik Inggris kini menantikan pernyataan yang diperkirakan akan disampaikan dalam waktu dekat terkait masa depan kepemimpinannya di Partai Buruh maupun pemerintahan Inggris.

TERKINI

Load More
x|close