Menkop Ferry Juliantono Sebut 30 Ribu KDMP Telah Terbentuk

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jul 2026, 14:15
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memberikan keterangan kepada pers seusai memimpin ziarah ke makam Mohammad Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026. Menteri Koperasi Ferry Juliantono memberikan keterangan kepada pers seusai memimpin ziarah ke makam Mohammad Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan bahwa sekitar 30 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah berhasil dibentuk. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 40 ribu unit hingga akhir tahun.

"(KDMP) sekarang sudah 30 ribuan," ujar Ferry setelah memimpin kegiatan ziarah ke makam Mohammad Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026.

Ia menjelaskan koperasi yang sudah siap beroperasi nantinya akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Agustus mendatang.

"Sampai akhir tahun ini (target) 40.000. Ya, (KDMP yang) sudah siap. Nanti Agustus Insya Allah Bapak Presiden akan meresmikan," tambahnya.

Baca JugaKSP dan Kemenkop Evaluasi Koperasi Merah Putih, Perpres Operasionalisasi Didorong Segera Terbit

Warga berbelanja kebutuhan pokok di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Metuk, Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 28 Oktober 2025. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA) <b>(Antara)</b> Warga berbelanja kebutuhan pokok di Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Metuk, Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 28 Oktober 2025. (ANTARA FOTO/MOHAMMAD AYUDHA) (Antara)

Menurut Ferry, peringatan Hari Koperasi Nasional tahun ini menjadi titik awal penguatan gerakan koperasi melalui koperasi yang telah berjalan maupun KDMP yang baru memasuki tahap operasional.

"Hari Koperasi tahun ini kita akan memperingati sebagai tahun persiapan, tahun dimulainya gerakan koperasi. Gerakan koperasi yang dilaksanakan oleh koperasi-koperasi yang eksis ataupun Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang baru terbentuk, karena ini baru tahap operasional," ucapnya.

Ferry mengatakan acara puncak Hari Koperasi Nasional akan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada 12 Juli 2026. Kegiatan tersebut akan diikuti sekitar 20.000 peserta dan direncanakan turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Ia menambahkan, setelah KDMP berjalan dan mulai memberikan manfaat bagi masyarakat, pemerintah akan mendorong koperasi untuk memperluas peran di berbagai sektor, seperti produksi, distribusi, industri, hingga pembiayaan.

Baca JugaMenkop Sebut Aduan Lokasi Kopdes Merah Putih Kurang Ideal Tak Sampai 10 Kasus

eserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. <b>(Antara)</b> eserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026. (Antara)

"Nanti tahun depan, ketika operasionalisasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih sudah mulai operasional, kemudian memberikan manfaat, kemudian juga koperasi-koperasi yang lain itu kita akan dorong sekarang untuk masuk ke sektor produksi lagi, sektor distribusi, sektor industri, sektor perkreditan," ungkap dia.

Program KDMP merupakan salah satu agenda strategis pemerintah yang mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program tersebut menargetkan pembentukan, pengembangan, dan revitalisasi 80.000 koperasi secara bertahap di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut pemerintah tengah memprioritaskan penyelesaian sekitar 40.000 KDMP pada tahun ini agar dapat mulai beroperasi pada Oktober 2026.

Setelah tahap awal tersebut terlaksana, pemerintah akan melanjutkan pengembangan hingga mencapai target nasional sebanyak 80.000 KDMP.

KDMP dirancang untuk mengelola berbagai jenis usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, seperti gerai sembako, pergudangan, layanan pembiayaan, klinik, apotek, serta dukungan logistik.

Pemerintah berharap pengembangan koperasi tersebut mampu memperkuat ekonomi desa, memperpendek jalur distribusi barang dan jasa, meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperluas akses pembiayaan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

(Sumber: Antara)

x|close