KSP dan Kemenkop Evaluasi Koperasi Merah Putih, Perpres Operasionalisasi Didorong Segera Terbit

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jun 2026, 10:17
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman (kiri) memimpin rapat koordinasi dan evaluasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih bersama Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono (kanan) di Kantor Staf Presiden, Bina Graha, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026. Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman (kiri) memimpin rapat koordinasi dan evaluasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih bersama Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono (kanan) di Kantor Staf Presiden, Bina Graha, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026. (Antara)

Ntvnews.id,Jakarta - Kantor Staf Presiden (KSP) bersama Kementerian Koperasi melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna memastikan program prioritas Presiden berjalan sesuai sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Bina Graha, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026, berbagai perkembangan pembangunan koperasi hingga kendala yang muncul di lapangan menjadi fokus pembahasan.

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menjelaskan bahwa pertemuan tersebut melibatkan Menteri Koperasi, Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, serta unsur Staf Teritorial TNI.

"Kedatangan Menteri Koperasi dan Direktur Agrinas termasuk dari Kaster TNI untuk melakukan rapat koordinasi bagaimana proses pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang sekarang sedang berjalan, ada yang sudah jadi, bahkan sudah operasional," kata Dudung.

Baca Juga: Ketemu KSP, Menkop Dorong Perpres Kopdes Merah Putih Segera Terbit untuk Perkuat Operasional Program

Menurut Dudung, KSP memiliki tugas untuk mengawal seluruh program prioritas Presiden, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, agar pelaksanaannya sesuai target yang telah ditetapkan.

Ia menyebut sejumlah hambatan yang ditemukan di lapangan telah dibahas bersama Kementerian Koperasi dan Agrinas agar implementasi program dapat berlangsung lebih efektif.

"Kami akan mendukung penuh bagaimana hambatan-hambatan itu di lapangan sehingga proses pembangunan, proses optimalisasi, dan mekanisme di lapangan bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono mengatakan pihaknya menerima sejumlah masukan strategis dari KSP untuk memperkuat pelaksanaan program yang saat ini telah memasuki tahap pembangunan fisik, termasuk gudang, gerai, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Baca Juga: KSP Akui Operasional Kopdes Merah Putih Hadapi Sejumlah Kendala, Koordinasi Terus Diperkuat

"Kami mendapatkan masukan yang sangat penting bagi penyempurnaan dan perbaikan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan sekarang sedang memasuki tahapan pembangunan fisik, gudang, gerai, dan alat kelengkapannya," kata Ferry.

Salah satu hasil rapat tersebut adalah dorongan percepatan penerbitan peraturan presiden yang akan menjadi dasar operasional koperasi di lapangan.

"Tadi disampaikan salah satu rekomendasi hasil pertemuan adalah perlu segera dikeluarkannya peraturan presiden untuk operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga berencana melakukan peninjauan langsung terhadap 1.061 koperasi percontohan yang telah dibentuk di berbagai daerah untuk memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai rencana.

"Kami akan melakukan pengecekan langsung, terutama terhadap 1.061 koperasi yang sudah dioperasionalkan di Kabupaten Nganjuk, agar berjalan lebih baik lagi," kata Ferry.

(Sumber: Antara)

x|close