Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah insiden tragis terjadi di area proyek pembangunan kolam renang di Kecamatan Antapani, Kota Bandung. Dua orang ditemukan tewas setelah tertimbun longsoran tanah di lokasi galian. Menurut keterangan pihak berwenang, para korban saat itu sedang melakukan ritual pencarian harta karun.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, menyebutkan bahwa terdapat total tiga orang yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
"Tiga korban terdampak. Satu orang selamat dan dua orang meninggal dunia," kata dia dalam keterangannya yang dilansir pada Jumat, 6 Februari 2026.
Baca Juga: KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp1,5 Miliar dalam OTT KPP Madya Banjarmasin
Dua korban yang meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Nizar Hafidhul (MNH), berusia 25 tahun, dan Rika Yuliana (RY), berusia 40 tahun. Adapun satu korban selamat, Fitri Handayani (FH), berusia 47 tahun, mengalami luka setelah berhasil ditolong dari lokasi kejadian.
Peristiwa ini berawal ketika MNH selesai menggali tanah sedalam sekitar dua meter yang rencananya akan dijadikan kolam renang. Setelah penggalian selesai, FH bersama RY turun ke dasar galian untuk melakukan ritual. Menurut penjelasan Soni, tindakan tersebut dilakukan sesaat sebelum tanah runtuh dan menimbun para korban.
Kapolsek Antapani, Kompol Yusuf Tojiri, membenarkan adanya praktik ritual di lokasi galian tersebut. Ia menegaskan bahwa ritual tersebut dilakukan dengan tujuan mencari benda berharga yang dipercaya tertanam di area proyek.
Baca Juga: OTT Hakim Di Depok, KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah
"FH mengatakan bahwa di sekitar lokasi tersebut ada harta karun satu peti. Saat masuk ke dalam (galian), dua korban terpeleset dan tertimpa tanah," jelas Yusuf.
Upaya penyelamatan langsung dilakukan setelah kejadian, namun dua korban tidak berhasil diselamatkan. Sementara itu, FH yang selamat masih menjalani perawatan akibat luka yang dialaminya.
2 Orang Tewas di Antapani Bandung Usai Cari Harta Karun (Instagram)