Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung belum bisa memastikan kapan peluncuran TransJabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Meski begitu, ia menegaskan bahwa peluncuran bakal dilakukan sebelum Lebaran.
"Untuk trans dari Blok M ke Soetta ditunggu aja. Sebentar lagi kita akan umumkan secara resmi tetapi kemarin sudah hampir kita finalkan yang jelas akan kita announce kita luncurkan sebelum Lebaran," ucapnya di Jakarta Pusat, Jumat, 6 Februari 2026.
Sebelumnya, Pramono menyampaikan bahwa rute Blok M-Soetta ini tentu sangat dibutuhkan karena Blok M telah berkembang menjadi hub transportasi Jakarta. Dengan tarif Rp3.500, masyarakat dapat memanfaatkannya dengan lebih ekonomis dibandingkan moda transportasi lain menuju bandara.
Transjabodetabek rute PIK 2-Blok M (Ntvnews.id/ Adiansyah)
Baca Juga: Pramono Gelar Ratas Khusus Finalisasi TransJabodetabek Blok M-Bandara Soetta
Selain itu, bus Transjabodetabek yang memiliki jalur khusus, sehingga perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta bisa lebih cepat dan efisien. Setibanya di Blok M, penumpang juga dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan menggunakan MRT, TransJakarta, maupun moda transportasi publik lainnya.
"Ini akan memudahkan siapa pun yang akan berangkat atau kembali, yang menggunakan transportasi pesawat, mau ke Blok M, dari Blok M bisa ke mana saja. Apakah itu MRT, TransJakarta, dan sebagainya," ungkapnya.
Politisi PDIP tersebut menambahkan, rute Blok M-Soetta melengkapi sejumlah rute Transjabodetabek yang telah dibuka sebelumnya, seperti Alam Sutera-Blok M, PIK 2-Blok M, Bogor-Blok M, hingga Ancol-Blok M.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)