Ntvnews.id, Jakarta - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) mengeluhkan namanya yang selalu dikaitkan apabila ada kasus korupsi di Indonesia. Terutama yang melibatkan mantan menteri di kabinetnya.
Jokowi menegaskan, semasa menjadi presiden, dirinya tak pernah memberikan arahan untuk korupsi.
"Iya, di setiap kasus pasti mengaitkan dengan nama saya. Karena apa pun program kerja-kerja menteri pasti dari kebijakan presiden, pasti dari arahan presiden, dan juga dari perintah-perintah presiden," ujar Jokowi di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Jumat, 30 Januari 2026.
Jokowi menegaskan dirinya tak pernah memerintahkan para menteri untuk korupsi.
"Tetapi tidak ada yang namanya perintah, tidak ada yang namanya arahan untuk korupsi, nggak ada," kata dia.
Jokowi mengakui memang setiap kebijakan yang dibuat menteri ialah arahan atau kebijakan dari presiden. Tapi, menurutnya ia tak memerintahkan para menteri untuk korupsi.
"Ya, memang itu kebijakan dari presiden, memang itu arahan dari presiden," ucapnya.
Diketahui, sejumlah menteri pada kabinet Jokowi, menyebut nama Jokowi saat diperiksa oleh penegak hukum dalam kasus korupsi. Antara lain Nadiem Makarim, Yaqut Cholil, dan Dito Ariotedjo.
Momen Kocak Kompol Syarif Ajudan Jokowi Nyaris Jatuh Kejengkang (Instagram)