Ntvnews.id, Jakarta - Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, masyarakat, akademisi, hingga perwakilan serikat pekerja, organisasi masyarakat, mahasiswa, dan komunitas ojek online. Dalam kesempatan itu, Kapolri juga meresmikan renovasi Masjid Al-Adzim Polda Riau melalui penandatanganan prasasti, serta mengukuhkan Satgas PHK Riau dan ojol kamtibmas Presisi.
Dalam sambutannya, Sigit menjelaskan bahwa Safari Ramadhan menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di tengah berbagai dinamika yang berkembang.
"Jadi kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan roadshow kami untuk terus meningkatkan hubungan silaturahmi, soliditas dengan seluruh elemen masyarakat menghadapi situasi dan kondisi yang ada, yang tentunya kita sangat paham bahwa ada berbagai macam dinamika di lapangan yang tentunya harus kami jaga," kata Sigit.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan, sekaligus menegaskan bahwa demokrasi tetap dijunjung tinggi. Namun demikian, ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan ruang tersebut untuk memecah belah bangsa.
"Namun demikian, yang selalu saya titipkan jangan sampai kemudian kegiatan-kegiatan tersebut disusupi oleh hal-hal yang sifatnya bisa memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa yang kemudian bisa menimbulkan kemunduran," ujarnya.
Menurut Sigit, persatuan dan kesatuan menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk momentum bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia. Ia menilai kondisi tersebut harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk mendorong Indonesia menjadi negara maju.
"Jadi di tengah dinamika perbedaan yang ada, namun satu hal kita tetap harus bersatu untuk bisa mengawal Indonesia ini betul-betul bisa menjadi negara sesuai dengan visi kita ke depan menjadi negara besar, negara yang berada di posisi nomor tiga ataupun nomor empat di dunia," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu mengelola kekayaan alam secara optimal demi kemandirian bangsa.
"Kita juga menghadapi situasi global yang mau tidak mau tentunya kita juga harus selalu waspada. Di satu sisi tentunya kita terus harus mengikuti dan mempersiapkan diri menghadapi situasi yang ada," papar Sigit.
Kapolri juga menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi dampak situasi global terhadap kondisi dalam negeri, termasuk menjaga stabilitas ekonomi.
"Indonesia tetap terus bisa terjaga, ekonomi Indonesia tetap bisa tumbuh. Dan harapan kita program-program untuk mengawal Indonesia menuju ataupun mencapai tujuan nasional, masyarakat yang adil dan sejahtera, tentunya ini menjadi harapan kita bersama yang harus kita jaga," tutur Sigit.
Dalam kesempatan tersebut, Sigit memastikan Polri akan terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui pendekatan community policing guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo berbicara dalam kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Al-Adzim Polda Riau, Pekanbaru, Riau, Selasa, 17 Maret 2026. (Antara)