Ntvnews.id, Washington D.C - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) bersiap menggelar latihan kesiapan militer di kawasan Timur Tengah selama beberapa hari ke depan, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Latihan tersebut bertujuan untuk menunjukkan kemampuan pengerahan, penyebaran, mempertahankan kekuatan tempur di udara di wilayah tersebut.
Dilansir dari Al Arabiya, Selasa, 27 Januari 2026, latihan militer ini diumumkan oleh Komando Pusat Angkatan Udara AS (AFCENT) melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Minggu, 25 Januari 2026 waktu setempat.
"Latihan ini memperkuat perdamaian melalui kekuatan dengan mengerahkan kehadiran yang kredibel, siap tempur, dan bertanggung jawab yang dirancang untuk mencegah agresi, mengurangi risiko salah perhitungan, dan meyakinkan mitra-mitra," demikian pernyataan AFCENT.
Hubungan AS dan Iran kembali memanas setelah aparat keamanan Iran melakukan penindakan keras terhadap demonstran antipemerintah di sejumlah kota selama beberapa pekan pada awal Januari. Aksi tersebut dilaporkan menewaskan ribuan orang serta menyebabkan puluhan ribu lainnya ditahan.
Baca Juga: Xi Jinping Bersih-bersih Pengkhianat di Tubuh Militer China
Presiden AS Donald Trump sebelumnya melontarkan ancaman tindakan militer apabila Iran terus melakukan pembunuhan terhadap demonstran damai atau melaksanakan eksekusi mati secara massal terhadap para tahanan.
Latihan Angkatan Udara AS ini berlangsung seiring dengan pergerakan kapal induk USS Abraham Lincoln beserta sejumlah kapal perang pendamping menuju kawasan Timur Tengah.
Trump sempat menyatakan bahwa pengerahan armada militer tersebut dilakukan "hanya untuk berjaga-jaga" jika ia memutuskan mengambil langkah militer.
Ilustrasi - Aksi unjuk rasa di Iran. ANTARA/Anadolu/as. (Antara)
Sementara itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) melalui media sosial mengonfirmasi bahwa sejumlah jet tempur F-15E Strike Eagle milik Angkatan Udara AS telah berada di kawasan Timur Tengah.
CENTCOM menegaskan kehadiran jet-jet tempur tersebut "meningkatkan kesiapan tempat dan mempromosikan keamanan serta stabilitas regional".
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Inggris mengumumkan pada Kamis, 22 Januari 2026 bahwa pihaknya juga mengerahkan sejumlah jet tempur Typhoon ke Qatar "dalam kapasitas defensif".
Pesawat tempur F-35A Angkatan Udara AS dan F-35B Korps Marinir AS terparkir di landasan pacu bekas pangkalan angkatan laut Roosevelt Roads, Ceiba, Puerto Rico, Kamis, 25 Desember 2025 Amerika Serikat terus menambah dan menyiagakan pesawat tempur sert (Antara)