Ntvnews.id, Dubai - Warga sebuah gedung yang berada di kawasan ikonik Dubai Creek Harbour dievakuasi setelah sebuah drone menghantam menara hunian dan memicu kebakaran besar pada Kamis, 12 Maret 2026. Tim Dubai Civil Defence dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.
Kebakaran hebat dilaporkan terjadi di sebuah bangunan di kawasan Dubai Creek Harbour setelah serangan drone yang disebut berasal dari Iran, demikian dilansir dari laman India, Jumat, 13 Maret 2026.
Menurut Dubai Media Office (DMO), tim darurat segera menuju lokasi setelah menerima panggilan darurat terkait jatuhnya drone.
Dubai disebut menjadi salah satu wilayah di Timur Tengah yang terus menjadi sasaran serangan udara Iran dalam beberapa waktu terakhir. Pada hari yang sama, ledakan lain juga mengguncang kota tersebut. DMO melaporkan adanya insiden drone lain di kawasan Al Bada’a. Meski demikian, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.
Dubai Media Office melalui platform X menyampaikan informasi mengenai serangan drone tersebut.
“Otoritas telah sepenuhnya mengendalikan kebakaran, dan seluruh penghuni dalam keadaan selamat. Tidak ada korban luka yang dilaporkan,” tulis DMO dalam unggahannya.
Dubai termasuk salah satu wilayah di Timur Tengah yang menjadi target serangan pasukan Iran di tengah konflik yang sedang berlangsung di kawasan tersebut. Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei.
Apartemen mewah di Dubai dihantam drone. (India)