Prabowo Minta Rosan Umumkan Hasil Lawatan ke AS hingga Eropa Hari Ini

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jun 2026, 03:59
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu, 14 Juni 202 Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu, 14 Juni 202 (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri untuk menghadiri pertemuan di kediamannya di Kertanegara, Jakarta. Beberapa pejabat yang hadir antara lain Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Kepala Badan Pengelola BUMN Dony Oskaria.

"Pertemuan dihadiri antara lain oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Menteri ESDM, Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kepala Badan Pengaturan BUMN, Menteri Sekretaris Negara, serta Sekretaris Kabinet," demikian keterangan yang diunggah melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet, dikutip Minggu, 14 Juni 2026/

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menerima laporan dari Rosan mengenai hasil kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat serta sejumlah negara di Eropa dan Asia.

"Laporan tersebut menunjukkan fakta dan data valid meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, yang tercermin dari tingginya minat dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional," lanjut keterangan tersebut.

Baca Juga: Prabowo Instruksikan Menteri Rosan Paparkan Fakta Meningkatnya Kepercayaan Global terhadap Indonesia

Pemerintah menilai hasil lawatan tersebut mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan investor global terhadap prospek ekonomi Indonesia dan peluang investasi di berbagai sektor prioritas.

Selain menerima laporan, Prabowo juga menginstruksikan Rosan untuk menyampaikan data dan hasil kunjungan tersebut kepada publik pada Senin, 15 Juni 2026.

"Presiden juga memerintahkan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani agar data positif tersebut disampaikan kepada publik secara terbuka pada besok siang, Senin, 15 Juni 2026, di Istana Merdeka, sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat," jelasnya.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat terkait perkembangan investasi dan respons positif yang diterima Indonesia dari komunitas internasional selama kunjungan kerja tersebut.

x|close