Wali Kota di Meksiko Tewas Ditembak Kartel Narkoba

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jun 2026, 06:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi Penembakan Ilustrasi Penembakan (Freepik)

Ntvnews.id, Meksiko City - Seorang wali kota di wilayah selatan Meksiko, Joel Bravo, dilaporkan tewas akibat serangan tembakan. Insiden tersebut terjadi di negara bagian Oaxaca, kawasan yang selama ini dikenal sebagai area perebutan pengaruh antarkartel narkoba untuk menguasai jalur perdagangan.

Dilansir dari AFP, Senin, 15 Juni 2026, Bravo merupakan Wali Kota San Miguel Amatitlan, sebuah kota yang dihuni sekitar 7.000 penduduk.

Pihak kejaksaan setempat menyatakan bahwa Joel Bravo meninggal dunia dalam sebuah serangan bersenjata. Namun, otoritas belum mengungkapkan rincian lebih lanjut mengenai kronologi maupun pelaku penembakan tersebut.

"Di Oaxaca, kami tidak akan membiarkan kekerasan mengalahkan hukum atau kehendak masyarakat kami," kata Gubernur Oaxaca, Salomon Jara, melalui unggahan di media sosial X sambil mengecam aksi pembunuhan itu.

Sebagai respons atas insiden tersebut, kantor jaksa penuntut umum mengumumkan peningkatan pengamanan di wilayah terkait. Aparat juga mengerahkan tim taktis yang bekerja sama dengan pasukan federal untuk memburu para pelaku serangan.

Baca Juga: Korban Tewas Penembakan di Bangsamoro Bertambah Jadi 4 Orang, Polisi Selidiki Kasusnya

Oaxaca diketahui menjadi salah satu wilayah operasi dua kartel besar Meksiko, yakni Jalisco Nueva Generacion Cartel dan Sinaloa Cartel. Negara bagian yang berbatasan dengan Samudra Pasifik itu kerap menjadi lokasi persaingan kelompok kriminal dalam mengendalikan rute distribusi narkotika.

Kekerasan yang berkaitan dengan perdagangan narkoba telah menjadi persoalan serius di Meksiko selama hampir dua dekade terakhir. Sejak 2006, ketika pemerintah melancarkan perang terhadap kartel narkoba, hampir 100 wali kota di berbagai wilayah negara tersebut dilaporkan menjadi korban pembunuhan.

Kematian Joel Bravo kembali menyoroti tingginya risiko keamanan yang dihadapi para pejabat daerah di wilayah-wilayah yang menjadi arena persaingan kelompok kriminal bersenjata.

x|close